Bupati Bireuen Buka Lokakarya 7 dan Festival Panen Hasil Belajar CGP Angkatan 3,

0
23

ACEHSIANA.COM – Bireuen – Bupati Dr. Muzakkar A Gani MSi diwakili oleh Sekda Ir. Ibrahim membuka kegiatan lokakarya 7 dan festival panen hasil belajar Calon Guru Penggerak (CGP) angkatan 3 kabupaten Bireuen di aula wisma Bireuen Jaya 14/4/2022.

Sebanyak 60 guru dari berbagai jenjang pendidikan menjadi peserta Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 3 ikut ambil bagian pada Lokakarya 7 yang bertajuk “Festival Panen Hasil Belajar” di Wisma Bireuen Jaya, Jumat-Sabtu(13-14 Mei 2022).

Pada hari ke dua seluruh peserta yang terbagi dalam beberapa kelompok menampilkan hasil karya dalam bentuk mini pameran dan berbagi hasil aksi nyata yang diperoleh selama 8 bulan mengikuti PGP.

Pada kelas berbagi juga terpilih 3 CGP terbaik untuk mendiseminasikan hasil karya mereka bersama kelompok, kesempatan pertama dikelas berbagi dipresentasikan oleh Bapak Ridwan,S.Pd guru SMA 3 Bireuen. Kegiatan ini tidak hanya dihadiri oleh pejabat dari P4TK PLB namun juga dihadiri oleh semua pemangku kepentingan seperti Bupati Bireuen yang diwakili oleh Sekda Bireuen, kepala cabang dinas pendidikan wilayah Bireuen, kepala dinas pendidikan Bireuen,

Kepala Balai Penggerak Provinsi Aceh ibu Tuty Wahyuni juga ikut serta pada pameran ini, pengawas sekolah, kepala sekolah, serta guru lain yang terlibat PGP ikut menyaksikan helatan panen hasil CGP ini.

Pendidikan guru penggerak merupakan episode ke lima dari rangkaian kebijakan Merdeka Belajar Kemendikbudristek yang bertujuan memberikan bekal kemampuan kepemimpinan dalam pembelajaran dan ilmu pedagogi kepada guru agar mampu mendorong tumbuh kembang murid secara holistik, dan dapat menggerakkan komunitas belajar juga berpotensi menjadi pemimpin pendidikan yang dapat mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat pada murid serta menjadi agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil pelajar Pancasila kata sekda Bireuen di hadapan peserta festival saat pembukaan lokakarya.

Kepala dinas pendidikan dan Kebudayaan Bireuen menyampaikan “Di lokakarya 7 ini seluruh calon guru penggerak menampilkan semua aksi nyata nya yang diperoleh selama mengikuti PGP dan diharapkan bisa terlihat dampak positif yang terjadi baik secara individu dikelas dan di tempat CGP bertugas kata Al Muttaqin.

Lebih lanjut, Program guru penggerak ini sudah memasuki angkatan ke 7 dan Kabupaten Bireuen mendapatkan quota pendaftaran, dimana seluruh guru yang sudah mendaftar akan menjalani seleksi secara ketat.

Pendidikan guru penggerak dilaksanakan dengan metode daring, lokakarya, dan pendampingan individu, yang kegiatan nya sebanyak 70 persen ditempat tugas,20 persen bersama rekan sejawat,10 persen bersama narasumber, fasilitator dan Pengajar Praktik lapor Kadisdikbud saat pembukaan.

Al Muttaqin berharap kepada seluruh peaseta CGP nanti di lokakarya 8 akan mendapatkan materi Rencana Kerja dan diakhiri dengan lokakarya 9 yaitu Kelulusan dan rencana keberlanjutan akan lebih baik lagi yang harus disiapkan oleh Guru penggerak dan semua lulus dengan predikat terbaik tutup pak Kadisdikbud.

Laporan, Yusniar
Editor, hamid

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini