Menu
Leading News For Education For Aceh

Ratusan Guru Dilatih Pemanfaatan AI Sebagai Asisten Guru dalam Pembelajaran

  • Bagikan
Ratusan Guru Dilatih Pemanfaatan AI Sebagai Asisten Guru dalam Pembelajaran

ACEHSIANA.COM, Banda Aceh – Sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di masa pandemi, ratusan guru dari berbagai jenjang pendidikan di Aceh mengikuti pelatihan pemanfaatan artificial intelligence (AI) sebagai asisten guru. Pelatihan ini diselenggarakan oleh Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi Aceh selama empat hari dalam 2 (dua) angkatan, mulai dari 16 hingga 25 Desember 2023.

Peserta pelatihan terdiri dari 160 guru yang dibagi menjadi dua angkatan. Mereka mendapatkan materi tentang konsep dasar AI, cara membuat prompt yang efektif untuk AI, dan contoh aplikasi AI dalam pembelajaran. Selain itu, mereka juga berkesempatan untuk berinteraksi langsung dengan AI dan mencoba beberapa fitur yang ditawarkan, seperti membuat gambar, administrasi pembelajaran, LKPD, soal literasi dan numerasi, comic berbasis AI, presentasi berbasis AI, video pembelajaran berbasis AI, dan lain-lain.

Ketua panitia pelatihan, Muhammadi SKom MSi melaporkan bahwa tujuan pelatihan tersebut adalah untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada para guru tentang bagaimana memanfaatkan AI sebagai asisten guru yang dapat membantu mereka dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran. Dengan demikian, para guru dapat meningkatkan kreativitas, inovasi, dan efektivitas pembelajaran di kelas.

Muhammadi menambahkan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu program unggulan BGP Aceh yang bertujuan untuk mengembangkan kompetensi guru di era digital.

“Kami berharap para peserta dapat menerapkan ilmu yang didapat di pelatihan ini dan melakukan pengimbasan kepada guru-guru lain di sekolah masing-masing,” ujar Muhammadi.

Sementara itu, Kepala BGP Aceh, Teti Wahyuni SSi MPd, menekankan bahwa AI bukanlah ancaman bagi profesi guru, melainkan mitra yang dapat membantu guru dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.

“AI bukanlah pengganti guru, melainkan asisten guru yang dapat membantu guru dalam berbagai hal, asalkan guru dapat memberikan prompt yang tepat kepada AI,” tutur Teti.

Narasumber pelatihan adalah para guru yang telah memiliki pengalaman dan prestasi dalam menggunakan AI dalam pembelajaran. Mereka adalah Microsoft Innovative Educator Expert (MIEE) yang juga guru SMAN 7 Lhokseumawe dan mahasiswa doktor teknologi pendidikan Unimed, Jon Darmawan SPd MPd, Kepala SMAN 1 Matangkuli yang juga MIEE, Khairuddin MPd, Kepala SMKN 1 Julok yang juga MIEE, Faisal ST MPd, dan pakar AI yang juga guru SMAN 1 Kluet Timur, Muhibuddin SPd.

Pelatihan ini mendapat apresiasi positif dari para peserta. Salah satu peserta, Sariana Siahaan SPd, guru SMPN 1 Penanggalan Kota Subulussalam, mengaku senang dan terinspirasi dengan pelatihan ini.

“Saya merasa pelatihan ini sangat bermanfaat dan menarik. Saya belajar banyak hal baru tentang AI dan bagaimana menggunakannya dalam pembelajaran. Saya berharap pelatihan seperti ini dapat terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas guru di Aceh,” pinta Sariana. (*)

Editor: Ami

  • Bagikan
"zone name","placement name","placement id","code (direct link)" direct-link-575147,DirectLink_1,17796333,https://earlierindians.com/j9hc8f2u?key=0215f31837d1d1f6258a99206aaefbf3 direct-link-575147,DirectLink_2,19132374,https://earlierindians.com/n0znctu1?key=472816a51fea2a2e83dc52e72f60df5a