Menu
Leading News For Education For Aceh

PRP-PMRI USK Gelar Raker, Ini Sejumlah Program Unggulan

  • Bagikan

ACEHSIANA.COM. Aceh Besar – Dalam rangka menyusun program kerja tahun 2023, Pusat Riset dan Pengembangan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PRP-PMRI) Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar rapat kerja (Raker) di Alfa Momong Beach Restaurant & Bungalow, Lampuuk, Lhoknga, Aceh Besar pada hari minggu, (19/2/2023).

Kegitan ini dibuka oleh sekretaris LPPM USK Dr Sulastri MSi di hadapan 20 dosen dari beberapa fakultas di USK, tim IT, staf, dan 15 mahasiswa yang terlibat penelitian dengan PRP-PMRI USK yang telah berhadir.

Sementara itu, ketua panitia Dr Mailizar MEd menyampaikan tujuan kegiatan raker ini untuk mengevaluasi kinerja tahun 2022 dan menyusun program kerja tahun 2023,

“Alhamdulillah kegiatan berlangsung lancar, dan terima kasih kepada panitia serta semua tim yang terlibat dalam raker ini”, ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama Dr Sulastri dalam sambutannya berupaya memberikan motivasi agar PRP-PMRI mengajukan kembali proposal untuk menjadi Pusat Unggulan Iptek (PUI).

“Teruslah menjadi penyumbang karya maupun publikasi untuk universitas, dan menjaga kekompakanp seperti saat raker ini”, ujarnya.

Sementara itu, Kepala PRP-PMRI, Prof Dr Rahmah Johar MPd menegaskan bahwa walaupun selama empat tahun berturut-turut pusat riset mendapatkan penilaian kategori A dari Universitas, namun masih ada beberapa hal yang masih perlu ditingkatkan.

“Kekuatan pusat riset sehingga mendapatkan ketegori A yaitu menghasilkan publikasi penelitian pada jurnal internasional terindeks scopus, melaksanakan seminar/workshop internasional, menjadi keynote speaker di konferensi Internasional, dan meningkatnya permintaan pelatihan untuk menerapkan pendekatan matematika realistik”, ungkapnya.

Lanjutnya lagi walaupun demikian, PRP-PMRI USK juga memiliki kekurangan seperti kurangnya jumlah kerjasama Internasional, belum menghasilkan lulusan S3 bidang PMRI, belum ada tim PRP-PMRI USK sebagai dosen yang mengajar di universitas lain pada skala nasional dan internasional, dan komersialisasi terbatas dari penjualan buku.

“Pada tahun 2023 perlu hilirisasi atau komersialisasi produk melalui Kedaireka, melakukan rintisan menuju Pusat Unggulan Iptek (PUI), kolaborasi riset Internasional, dan mendapat pendanaan penelitian Internasional, seperti harapan yang disampaikan oleh Rektor USK pada saat menyerahkan sertifikat kategori A pada tanggal 16 Desember 2022 kepada PRP-PMRI”, ungkap Rahmah Johar.

Melalui diskusi bersama Dr Sulastri MSi diharapkan tim PRP PMRI mencari informasi tentang strategi yang perlu disusun agar PRP-PMRI bisa menjadi PUI dan dapat memenangkan penelitian melalui kerjasama internasional.

Untuk Informasi lebih lengkap tentang PRP-PMRI dapat diakses melalui Website: http://prp-pmri.unsyiah.ac.id/ dan silahkan kontak kami melalui email prp.pmri@unsyiah.ac.id”, pungkas Rahmah Johar. (*)

  • Bagikan