Menu
Leading News For Education For Aceh

Nadiem: 26 Episode Merdeka Belajar Wujud Nyata Pemerintah Memajukan Pendidikan dan Kebudayaan

  • Bagikan
Nadiem Makarim: SPBE Dukung Transformasi Digital Pendidikan
Mendikbudristek Nadiem Makarim

ACEHSIANA.COM, Jakarta – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim mengapresiasi capaian program Merdeka Belajar yang telah diluncurkan sebanyak 26 episode. Ia menyebutkan bahwa program tersebut merupakan wujud nyata pemerintah dalam memajukan pendidikan dan kebudayaan Indonesia.

“Kita telah bekerja sangat keras dan saya yakin kita semua ingin gerakan ini terus memberikan dampak dan manfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia,” sebut Nadiem pada Jumat (12/1).

Nadiem menjelaskan bahwa program Merdeka Belajar memiliki berbagai inisiatif yang bertujuan untuk memberikan kebebasan, kreativitas, dan kualitas bagi peserta didik, pendidik, dan penyelenggara pendidikan. Salah satu inisiatif tersebut adalah Kampus Merdeka, yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di luar kampus, baik di dalam maupun luar negeri.

“Kampus Merdeka telah memberikan pengalaman berharga bagi hampir 1 juta mahasiswa yang dapat mengembangkan kompetensi dan karakter mereka di berbagai bidang,” ujar Nadiem.

Selain itu, Nadiem juga menyoroti Kurikulum Merdeka, yang memberikan fleksibilitas dan keberagaman dalam pembelajaran bagi anak-anak Indonesia dari tingkat PAUD sampai SMA. Ia mengatakan bahwa Kurikulum Merdeka membuat pembelajaran lebih menyenangkan dan mengasah pemikiran kritis.

“Kurikulum Merdeka juga memberikan ruang bagi anak-anak Indonesia untuk mengeksplorasi minat dan bakat mereka, serta mengembangkan nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan,” kata Nadiem.

Di sektor kebudayaan, Nadiem mengatakan bahwa Kemendikbudristek telah meluncurkan berbagai program pemberdayaan dan pendanaan bagi para pelaku seni, budaya, dan pariwisata. Ia juga mengatakan bahwa Kemendikbudristek telah mendorong pengembangan museum dan cagar budaya di seluruh Indonesia agar lebih baik.

“Kita juga telah berhasil menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa persidangan UNESCO berkat program internasionalisasi Bahasa Indonesia. Ini merupakan prestasi yang membanggakan bagi kita semua,” tutur Nadiem.

Nadiem menambahkan bahwa capaian yang telah diraih oleh program Merdeka Belajar hanya sebagian kecil dari berbagai terobosan yang telah dan akan dilakukan oleh Kemendikbudristek. Ia pun memastikan bahwa ke depannya Kemendikbudristek akan terus menciptakan inovasi-inovasi untuk membawa Indonesia melompat lebih tinggi.

“Saya ingin mengajak Bapak dan Ibu di lingkungan Kemendikbudristek untuk terus menguatkan kolaborasi dan inovasi dalam Merdeka Belajar. Kita harus bersama-sama membangun pendidikan dan kebudayaan Indonesia yang berkualitas, berdaya saing, dan berkeadilan,” pungkas Nadiem. (*)

Editor: Darmawan

  • Bagikan
"zone name","placement name","placement id","code (direct link)" direct-link-575147,DirectLink_1,17796333,https://earlierindians.com/j9hc8f2u?key=0215f31837d1d1f6258a99206aaefbf3 direct-link-575147,DirectLink_2,19132374,https://earlierindians.com/n0znctu1?key=472816a51fea2a2e83dc52e72f60df5a