Kepsek dan Wakakur SMA di Bireuen Ikuti Bimtek Persiapan Kurikulum Merdeka

0
28

Acehsiana, Bireuen || Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Bireuen menggelar kegiatan selama 4 (empat) hari untuk persiapan penerapan Kurikulum Merdeka mulai Jum’at (13/05/2022). Kegiatan berlangsung di SMA Negeri 1 Bireuen diikuti oleh seluruh Kepala Sekolah SMA dan didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum. Antusiasme para peserta terlihat di hari pertama dengan materi baru yang diperoleh menyongsong penerapan Kurikulum Merdeka pada tahun ajaran baru, 2022 / 2023.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Bireuen, Abdul Hamid dalam pembukaan kegiatan menjelaskan bahwa seluruh SMA di wilayahnya sudah mendaftar implementasi kurikulum merdeka dengan kategori mandiri berubah, artinya seluruh kelas X sudah akan menerapkan kurikulum merdeka di tahun ajaran ke depan. Abdul Hamid mengapresiasi inisiatif MKKS SMA Kabupaten Bireuen untuk bergegas segera menyiapkan diri mengingat bulan Juni nantinya akan segera dilaksanakan di sekolah.

“Kebutuhan lulusan ke depan menghadapi mileanisasi dan kecakapan hidup abad 21 membuat pemerintah melalui Kemendikbud mengubah kurikulum dari K13 menjadi merdeka. Keleluasan akan pengembangan potensi siswa menjadi fokus yang harus dilakukan di sekolah agar siswa menjadi insan merdeka berkarya dan bermutu setelah lulus nantinya. Kurikulum yang membekali siswa pola berpikir kritis, kreatif, bertakwa serta berkebinekaan dalam karya nyata menjadi ciri khas kurikulum ini sebagai wujud dari profil pelajar Pancasila. Sekolah tempat pembinaan siswa secara efektif, baik pengetahuan maupaun karakter siswa. Semoga perubahan kurikulum menandai era baru menuju Indonesia Emas nantinya” Pungkas Abdul Hamid.

 

Narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan ini merupakan reviewer kurikulum merdeka pada bidang studi Matematika, Khairuddin yang juga reviewer platform Merdeka Mengajar. Khairuddin memaparkan materi pengenalan kurikulum merdeka, capaian pembelajaran, modul ajar serta pemanfataan platform. Selain itu materi akan dilanjutkan beberapa hari ke depan untuk penentuan roster pembelajaran dari struktur kurikulum serta gagasan proyek penguatan profil pelajar Pancasila. Pasca kegiatan ini diharapkan Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum dapat mengimbaskan pengetahuan pada guru yang lain sehingga persiapan penerapan kurikulum menjadi lebih baik. (fais)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini