Kanwil Kemenag dan Disdik Aceh Gelar Dialog Dunia Pendidikan Aceh

0
24
Para narasumber Dialog Dunia Pendidikan Aceh (doc. Abdul Hamid)

ACEHSIANA.COM, Banda Aceh – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) dan Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh menggelar Dialog Dunia Pendidikan Aceh. Kegiatan yang dilaksanakan dalam format workshop lintas sektor kelembagaan mengusung tema Membangun Sinergitas antar Lembaga Pendidikan menuju Aceh Carong dan Bermartabat. Kegiatan tersebut berlangsung pada tanggal 26 – 28 Oktober 2019 di Hotel Mekkah, Banda Aceh.

Ketua Panitia, Idris S.Ag M.Pd melaporkan bahwa peserta kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor I Unsyiah, Wakil Rektor I UIN Ar-Raniry, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Aceh, Kepala Majelis Pendidikan Aceh (MPA), 20 perwakilan Cabang Dinas Pendidikan dan 23 perwakilan Kemenag se-Aceh.

Gubernur Aceh yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Keistimewaan Aceh dan Hubungan Luar Negeri, Darmansah S.Pd MM saat membuka kegiatan meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan Aceh dan Kepala Kanwil Kemenag Aceh harus selalu menjaga kebersamaan dalam mewujudkan Aceh carong. Menurut Darmansah, dunia pendidikan bukan hanya ilmu pengetahuan saja yang dibutuhkan, tetapi kepribadian dan akhlak karimah lebih diutamakan.

“Dinas Pendidikan Aceh harus membuat mars Pendidikan Aceh sebagaimana Kanwil Kemenag sudah ada mars yang begitu meriah” pinta Darmansah.

Lebih lanjut Darmansah menerangkan bahwa para pemangku kepentingan pendidikan Aceh yang hadir pada kegiatan tersebut harus mampu melihat persoalan yang mendasar. Darmansah mengharapkan agar persoalan tersebut dapat dicari penyelesaian yang dapat mempercepat terwujudnya pendidikan Aceh yang berkualitas dan bermartabat.

Adapun narasumber terdiri atas Kakanwil Kemenag Aceh, Drs Daud Pakeh yang memaparkan kemampuan guru Kemenag Aceh dimana berdasarkan hasil UKG tidak ada guru yang memperoleh nilai A. Kebanyakan guru memperoleh nilai E.

Sementara itu Kadisdik Aceh, Drs Rachmat Fitri HD MPA menyajikan tentang program yang sudah dilakukan seperti pembagian SK kenaikan pangkat. Hal itu dilakukan sebagai pelayanan agar guru fokus mengajar. (*)

Kontributor: Abdul Hamid

Editor: Darmawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini