4.7 C
Munich
Selasa, November 29, 2022

Dua IAIN di Sumbar Berubah Status Menjadi UIN

Must read

ACEHSIANA.COM, Padang – Dua Institut Agama Islam Negeri (IAIN) di Sumatra Barat (Sumbar) berubah status atau bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Kedua IAIN tersebut adalah IAIN Bukittinggi dan IAIN Batusangkar. Kepastian tersebut berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) RI Nomor 84 dan 85 yang ditanda tangani oleh Presiden Joko Widodo pada 8 Juni 2022.

IAIN Bukitting selanjutnya disebut sebagai UIN Sjech M. Djamil Djambek dan IAIN Batusangkar menjadi UIN Mahmud Yunus.

Berdasarkan laman resmi Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Sekretariat Kabinet (Setkab), terdapat tiga IAIN lainnya yang ikut berubah status.

Ketiganya adalah IAIN Pekalongan menjadi UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan, IAIN Padang Sidempuan menjadi UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, dan IAIN Salatiga Menjadi UIN Salatiga.

Penasbihan Sjech M. Djamil Djambek sebagai nama baru IAIN Bukittinggi merujuk pada sosok pelopor pembaruan Islam di Minangkabau pada awal abad ke-20.

Sjech M. Djamil Djambek merupakan ahli ilmu falak terkemuka dan perintis dakwah dengan cara tablig.

Sementara itu, Mahmud Yunus yang ditabalkan menjadi nama IAIN Bukittinggi adalah seorang ulama bidang tafsir dan ahli pendidikan Islam Indonesia.

Mahmud Yunus dikenal pula melalui karya-karyanya meliputi sedikitnya 75 judul buku, termasuk menyusun Tafsir Qur’an Karim dan Kamus Arab-Indonesia.

Dengan beralihnya status IAIN Bukittinggi dan Batusangkar menjadi UIN, maka di Sumbar saat ini sudah terdapat tiga UIN. Satunya lagi adalah UIN Imam Bonjol Padang. (*)

Editor: Darmawan

- Advertisement -spot_img

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest article