Kam. Agu 18th, 2022
OSIS SMAN 1 Kutapanjang yang Unik dan Mandiri, Kelola Koperasi Syariah

ACEHSIANA.COM, Blangkejeren – Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMAN 1 Kutapanjang, Kabupaten Gayo Lues sangat unik dan mandiri. Sejak tahun 2020, sekolah ini merupakan sekolah yang semua siswanya digratiskan dar segala biaya (nol rupiah). Termasuk tidak ada iuran uang OSIS.

Meskipun demikian, OSIS sekolah ini tetap dapat berkarya. OSIS menjadi organisasi yang benar-benar mandiri dengan memaksimalkan peran bidang kewirausahaan OSIS.

Ketua OSIS SMAN 1 Kutapanjang, Sukriadi, mengaku bahwa mereka membentuk dan menjalankan Koperasi Syariah sebagai salah satu kegiatan wirausaha. Koperasi Syariah OSIS ini, lanjut Sukriadi, tanpa iuran dari anggota. Sumber dana berupa dana hibah dari alumni dan masyarakat yang peduli ekonomi syariah.

“Bulan Februari yang lalu kami juga mendapat dana hibah dari salah seorang putra Aceh yang tinggal di Jakarta. Dana tersebut diserahkan secara langsung di tempat ini kepada Pengurus Koperasi,” ujar Sukriadi kepada acehsiana.com pada Kamis (4/8).

Dikatakan Sukriadi bahwa mereka benar-benar melaksanakan kegiatan transaksi yang berbasis ekonomi syariah sehingga banyak donator yang ingin membantu dalam bentuk dana hibah yang sifatnya tidak mengikat.

“Pada akhir tahun, kami tetap melaporkan secara transparan penggunaan dana tersebut dan biasanya tetap utuh, tidak kurang sedikitpun, bahkan sering bertambah nominalnya,” sebut Sukriadi.

Sukriadi menambahkan bahwa dana tersebut dikelola dengan penuh tanggung jawab dan transparan. Dana yang ada digunakan dalam bentuk simpan pinjam dan usaha. Dalam bentuk simpan pinjam, dana ini dipinjamkan oleh Pengurus Koperasi kepada siswa yang membutuhkan keperluan sekolah seperti membeli alat tulis dan seragam sekolah.

Sukriadi menerangkan bahwa uang tersebut dipinjamkan tanpa dikenakan bunga sedikitpun. Misalnya seorang siswa meminjam Rp 200.000 pada tgl 1 Januari 2022 dengan jangka waktu pembayaran 2 bulan. Berarti siswa tersebut akan mengembalikan pada 2 bulan berikutnya yaitu sebesar Rp.100.000 pada tanggal 1 Februari dan Rp.100.000 dibayar pada tanggal 1 Maret 2022.

“Dalam bentuk usaha, dana ini digunakan oleh pengurus koperasi sebagai modal awal usaha  seperti perlengkapan dan seragam olahraga.  Keuntungan usaha ini menjadi kas OSIS dan selanjutnya dimanfaatkan sebagai dana untuk melaksanakan berbagai kegiatan OSIS dan modal usaha selanjutnya,” tutur Sukriadi.

Kepala SMAN 1 Kutapanjang, Dr Kamaruddin MSi, melalui Pembina OSIS, Rabini SPd, menuturkan bahwa sistem yang dijalankan OSIS melalui koperasi, pada akhir kepengurusan akan banyak dana yang tersisa.

“Pada saat akhir kepengurusan OSIS, biasanya masih banyak dana yang tersisa dan diserahkan kepada pengurus OSIS berikutnya. Hal ini bisa menjadi contoh dalam berorganisasi yang baik. Setiap pergantian pengurus sebaiknya tidak meninggalkan utang tetapi justru berupa warisan dalam bentuk dana yang dapat digunakan oleh penerusnya,” ucap Rabini. (*)

Editor: Darmawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *