Jum. Agu 19th, 2022

ACEHSIANA.COM – JAKARTA – Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Pidie Aceh yang digelar anggota DPR RI Fadhlullah, SE  (Dek Fad) bertujuan untuk mengingatkan kembali kepada seluruh komponen bangsa agar pelaksanaan dan penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara terus dijalankan, Kata Tarmizi Age akrab disapa AL – Mukarram di Jakarta, Rabu  (3/8/2022).sesuai informasi yang di terimanya.

Sosialisai 4 pilar kebangsaan ini tetap mengacu kepada tujuan negara yang dicita-citakan, serta bersatu padu mengisi pembangunan agar bangsa Indonesia lebih maju dan sejahtera.

Untuk itu anggota DPR RI Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Fadhlullah, SE menyelenggarakan sosialisasi empat pilar kebangsaan di Aula Kantor Camat Mutiara Timur, Selasa siang.

Sosialisasi empat pilar kebangsaan tesebut diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai unsur masyarakat dari sejumlah Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Pidie, Aceh.

Dalam materi sosialisasi, Dek Fad memaparkan bahwa betapa penting empat pilar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, empat pilar  menjadi penopang kehidupan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dek Fad dikenal sebagai politisi yang sering keluar masuk kampung untuk menyerap aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihannya.

Kali ini Putra kelahiran Teupin Raya Pidie itu, membaur bersama konstituennya dalam sebuah rangkaian kegiatan sosialisasi dan diskusi bertajuk “Empat Pilar Kebangsaan,” di Aula Kantor Camat Mutiara Timur.

Tampak hadir pada kegiatan sosialisasi tersebut sejumlah tokoh masyarakat, tokoh muda, tokoh LSM, Camat, Kapolsek serta Danramil Kecamatan Mutiara Timur.

Dalam materinya Dek Fad menyebut empat pilar itu pada dasarnya sudah sangat dipahami oleh masyarakat Aceh, karena Aceh dulu dilanda Konflik yang berkepanjangan. Jadi setiap warga Aceh sudah di doktrin dengan Ideologi Pancasila,” kata Dek Fad.

Hari ini, kita sebenarnya bukan hanya melakukan kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan namun Ia ingin mengajak konstituennya di Kabupaten Pidie untuk ngopi bareng.

Pada kesempatan itu, Dek Fad juga menjaring aspirasi warga Kabupaten Pidie.

Dari berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat, Dek Fad berjanji akan memperjuangkan di tingkat pusat.

Dek Fad menyayangkan pendidikan di Pidie saat ini jauh tertinggal,  kabupaten tersebut menduduki peringkat ke 18 dari 23 Kabupaten/Kota di Aceh.

Hal ini menjadi tanggung jawab kita secara bersama-sama dalam memperjuangkan nya, agar pidie bisa hijrah dari ketertinggalan dalam bidang pendidikan, tegasnya.

Menurut Dek Fad Pidie dulu dikenal kaya akan Sumber Daya Manusia (SDM). Namun hari ini Pidie jauh tertinggal dari Kabupaten/Kota lainnya.

Selain anggota DPR RI Fadhlullah, SE, panita pelaksana  juga menghadirkan nara sumber dari kota Banda Aceh yaitu Safaruddin Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA).

Dalam paparan materinya Safaruddin menyebut, pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika merupakan empat pilar kebangsaan yang harus kita review kembali, agar generasi masa kini paham akan pilar-pilar kebangsaan, sebut Safaruddin.

Generasi masa kini perlu mendalami dan penguatan kembali tentang Pancasila, supaya nilai-nilai pancasila itu tidak luntur. Kita dituntut menjadi warga negara yang Pancasilais, sebut Ketua YARA yang dikenal kritis dan getol memperjuangkan dan mengadvokasi rakyat di Aceh.

Sementara itu, disesi tanya jawab Ketua Pemekaran Pidie Sakti Bakhtiar, menyampaikan tentang wacana pemekaran Kabupaten Pidie Sakti, pihaknya mengaku sudah berulang kali melakukan lobi, baik ke desa-desa maupun ke pusat.

Alhamdulillah dukungan terus mengalir untuk Pidie Sakti, saat ini ratusan Gampong dan 12 Kecamatan yang sudah menyatakan dukungannya, namun terkendala belum ada rekomendasi dari Kabupaten Induk sampai masa kepemimpinan Abusyik berakhir, pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *