Jum. Agu 19th, 2022
Tinjau Ajang LKS SMK, Pj Gubernur Aceh Motivasi Peserta Lomba

ACEHSIANA.COM, Banda Aceh – Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, meninjau Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK tingkat Provinsi tahun 2022. Saat meninjau LKS, Achmad Marzuki memotivasi peserta lomba. Peninjauan tersebut dilakukan Achmad Marzuki pada Jumat (29/7) di Banda Aceh.

Adapun lokasi LKS yang ditinjau Achmad Marzuki adalah SMKN 1, 2, 3, dan 4 Banda Aceh, SMK Farmasi Cut Meutia, dan SMKN Almubarkeya Aceh Besar. LKS memperlombakan 20 bidang yang diikuti 253 peserta dan 56 guru pendamping dari masing-masinh Kabupaten/Kota.

Saat melakukan peninjauan, Achmad Marzuki didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, dr Taqwallah MKes, Asisten Administrasi Umum, Dr Iskandar AP SSos MSi, dan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Alhudri MM.

Di SMKN 1 Banda Aceh, Achmad Marzuki meninjau bidang lomba online marketing and graphic design technology. Achmad Marzuki memotivasi peserta lomba tersebut. Achmad Marzuki mengeksplor sejauh mana usaha siswa tersebut dalam memasarkan produknya.

“Kembangkan terus Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang kamu miliki agar dapat dipasarkan secara luas. Pemasaran dapat dilakukan secara offline maupun online yang semakin mudah menggaet konsumen,” ujar Achmad Marzuki.

Dikatakan Achmad Marzuki bahwa menjadi entrepreneur dimulai secara kecil-kecilan terlebih dahulu, lama-lama bisa menjadi besar,” ucap Achmad Marzuki.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Alhudri, melaporkan bahwa LKS dilaksanakan selama 4 (empat) hari dengan 20 bidang lomba. Mulai dari bidang lomba bangunan, elektro, tata boga, hingga busana.

“Kegiatan ini akan berakhir Sabtu. Kegiatan ini menunjukkan bahwa anak kita mampu untuk berkarya dan bekerja dengan baik,” tutur Alhudri.

Alhudri menambahkan bahwa kedatangan Pj Gubernur semakin menambah semangat serta memotivasi mereka dalam berkarya. Diharapkan, pungkas Alhudri, setamat dari SMK akan membuka peluang mereka untuk masuk dunia kerja, serta SDM dengan keahlian akan lebih terserap  dengan baik dengan adanya perusahaan masuk Aceh.

“Mudah-mudahan nanti mereka tamat SMK akan memiliki lapangan kerja, mudah-mudahan ini jadi daya ungkit bagi penurunan angka pengangguran dan kemiskinan di Aceh,” tutup Alhudri. (*)

Editor: Darmawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *