Jum. Agu 12th, 2022

ACEHSIANA.COM – Banda Aceh – Pagi hari Rabu (6/7/22) Mayjen TNI (Purn) Achmad Marzuki resmi dilantik di Gedung Terhormat dalam Sidang Paripurna DPRA sebagai Penjabat Gubernur Aceh menggantikan Nova Iriansyah yang telah berakhir masa jabatannya, walaupun dalam beberapa bulan terakhir ini muncul beberapa pejabat baik di daerah maupun pusat yang digadang gadang sebagai Calon pemimpin Aceh kedepan dalam masa transisi jelang Pileg dan Pemilukada serentak 2024, kata Farhan H Namploh, SE, MM, sebagaimana di sampaikan Tarmizi Age di Jakarta usai mendapat informasi dari Aceh.

Sebagai warga Aceh, Farhan H Namploh, SE MM mantan aktifis 98 yang pernah sebagai Ketua DPD KNPI Bireuen mengucapkan terimakasih kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Ir. H Joko Widodo yang melalui Mendagri Bapak Drs. Muhammad Tito Karnavian MA Ph.D telah memilih serta melantik salah seorang putra terbaik bangsa Indonesia sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Aceh.

Menurut Farhan, yang juga Wakil Ketua Baitul Muslimin Indonesia (BAMUSI) Aceh  mengatakan, masyarakat Aceh yakin beliau akan mampu menjaga perdamaian Aceh yang hakiki.

Dalam kondisi Aceh saat ini pilihan Presiden Jokowi sangat tepat sesuai usulan DPRA, yang salah satu nama yang diusulkan adalah Mayjen TNI (Purn) Achmad Marzuki, beliau punya kapasitas untuk membangun Aceh kedepan,

Hal tersebut cukuplah beralasan karena pengalaman beliau dalam tugas selama ini, dengan tangan dinginnya kita menaruh harapan besar untuk membangkitkan kembali pembangunan perekonomian masyarakat Aceh yang terpuruk, dimana Aceh menjadi daerah termiskin di Indonesia, sebut mantan Ketua KNPI tersebut.

Atas dasar itulah kami menaruh harapan besar kepada Pj Gubernur dapat memimpin Aceh dalam masa transisi kepemimpinan kedepan ini hingga 2024 nantinya untuk membawa Propinsi Aceh keluar dari propinsi termiskin di Indonesia menjadi propinsi yang sejahtera rakyatnya dan maju pembangunanya, hal ini juga sesuai pesan yang disampaikan Mendagri dalam sambutan pelantikan, tutup Farhan. Selamat Bertugas di Aceh Pak Jenderal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *