Jum. Agu 12th, 2022

Awal Juli 2022 menjadi salah satu torehan catatan sejarah bagi eksistensi SMKIT Pesantren Tabina Aceh, sebagai salah satu Sekolah Menengah Vokasi yang ada di Lhokseumawe dan lahir sejak tahun 2020 telah berhasil melepaskan peserta didik ke dunia industry dalam tajuk Praktek Kerja Industri (Prakerin). Pelepasan angkatan pertama pada hari Jumat 1 Juli 2022 ini tidak lepas dari upaya sekolah yang terus menjalin hubungan dan mensosialisasi SMKIT Pesantren Tabina Aceh ke Industri khususnya Industri proyek vital yang berada di wilayah Lhokseumawe. Sebanyak 22 siswa Jurusan Teknik Mekanik Industri yang baru saja mendudukan bangku kelas XII dikirim mengikuti Prakerin pada beberapa proyek Vital seperti PT. Pupuk Iskandar Muda, PT. PJB PLTMG Arun, PT. Sumberdaya Sewatama PLTMG Arun dan beberapa bengkel besar mesin produksi yang ada di wilayah Lhokseumawe. Pada amarannya di hadapan siswa, Kepala SMKIT Pesantren Tabina Aceh, Faisal, ST.,M.Sc menyampaikan jika siswa harus menjaga citra diri melalui sikap dan prilaku yang baik nantinya di Industri, karena dengan menjaga citra diri yang baik akan turut menjaga citra orang tua, guru dan citra sekolah dan diharapkan kedepan angkatan selanjutnya akan terus diterima di Industri yang dijajaki saat ini. Selain itu lanjutnya, Sekolah terus berusaha menjalin kerjasama dengan industry tidak hanya di Lhokseumawe saja, tapi juga di luar Wilayah Kota Lhokseumawe, ke luar Aceh bahkan ke luar negeri sebagaimana misi yang telah dicanangkan sekolah.

Pelepasan Prakerin siswa angkatan perdana di masa libur sekolah ini, turut hadir sejumlah guru pembimbing, wali kelas dan juga Pimpinan Yayasan Pesantren Tabina Aceh. Pimpinan Pesantren Tgk. H. Muhammad Nur, M.Si dalam wejangannya mengharapkan siswa terus belajar menguatkan diri dengan ketrampilan di industry, agar tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah diberikan untuk belajar di Industri selama 6 bulan ini. Apreasi juga penghargaan disampaikan pula kepada pihak manajemen Industri proyek vital yang telah sedia menerima siswa untuk berkesempatan belajar pada industry mereka.

Kegiatan Prakerin ini merupakan program wajib pada SMK yang dilaksanakan selama 6 Bulan di Industri sebagaimana amanat dari Kemendikbud untuk mempersiapkan peserta didik mampu mengisi peluang kerja industry disaat lulus sekolah nantinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *