Jum. Agu 12th, 2022

ACEHSIANA.COM. Aceh Besar – SMAN 1 Seulimeum Aceh Besar telah melaksanakan rapat kerja (Raker) tahunan guna mengevaluasi segala proses pembelajaran. Kegiatan tersebut berlangsung lancar yang dilaksanakan selama tiga hari, dimulai hari selasa 21 Juni 2022 sampai dengan kamis 23 Juni 2022.

Dalam Raker ini membahas evaluasi pembelajaran dan perencanaan pembelajaran untuk tahun berikutnya. Dalam kegiatan turut mengundangĀ  tiga narasumber guna memberikan wejangan tentang proses pembelajaran baru yang akan di laksanakan pada tahun ini.

Alhamdulillah hari pertama rapat kerja terlaksana dengan baik berkat bimbingan langsung pengawas sekolah Syarifah Nurmasyitah SPd MPd. Dalam kesempatan tersebut beliau memaparkan materi mengenai Implementasi Kurikulum Merdeka kepada sekolah penggerak. Ujar Amran.

Amran menambahkan, dalam Kurikulum merdeka ini terdapat keberagaman program pembelajaran seperti Intrakurikuler, dimana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk menguatkan kompetensi. Merdeka bagi peserta didik artinya tidak ada program peminatan di SMA, peserta didik memilih mata pelajaran sesuai minat, bakat, dan aspirasinya. Merdeka bagi guru yaitu guru mengajar sesuai tahap capain dan perkembangan peserta didik.

Pada hari kedua raker dipematerikan oleh Toha yang merupakan Instruktur Pendidikan Nasional. Beliau memaparkan lebih jauh mengenai proses Implementasi Kurikulum Merdeka dan berbagai bentuk perubahan dan perbedaan antara kurikulum merdeka dengan kurikulum sebelumnya kurikulum 2013. Kurikulum merdeka ini adalah kurikulum yang digagas oleh dari pemikiran Ki Hajar Dewantara yang merupakan Bapak Pendidikan Indonesia.

Rapat kerja tahun ajaran 2022/2023 ini di tutup oleh Kacabdin Banda Aceh dan Aceh Besar, Syarwan Joni SPd MPd. Pada hari penutupan beliau menjelaskan perlu kerja sama Tim Work warga Sekolah yang kompakĀ  guna peningkatan kualitas mutu pendidikan. Beliau juga mengutarakan bahwa dalam memajukan masyarakat ada dua komponen utama yang harus menjadi perhatian besar yaitu komponen pendidikan dan kesehatan dan itulah sedang dikembangkan oleh Sekda dan juga jajarannya. Tutup Amran. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *