Jum. Jul 1st, 2022

Acehsiana ; Aceh Utara | Meski dalam suasana libur tahun ajaran 2021/2022 sebagaimana kalender akademik, namun guru-guru di SMA Negeri 1 Tanah Jambo Aye tetap mengikuti kegiatan pelatihan persiapan penerapan kurikulum merdeka. Hal ini sangat wajar karena begitu memasuki tahun ajaran 2022/2023, hampir seluruh SMA-SMK di Aceh Utara, tidak terkecuali SMA Negeri 1 Tanah Jambo Aye menerapkan kurikulum merdeka bagi siswa kelas X atau fase E.

Pelatihan yang dimaksud diselenggarakan pada tanggal 22 – 25 Juni 2022 untuk membekali bukan saja pengetahuan tentang kurikulum bagi guru-guru SMA Negeri 1 Tanah Jambo Aye, namun juga pemahaman, gagasan serta penguatan pengetahuan terhadap Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sebagai core dari kurikulum merdeka. Kepala SMA Negeri 1 Tanah Jambo Aye, Talhah memaparkan dalam pengarahannya bahwa perubahan kurikulum menjadi keniscayaan yang tidak dapat dielakkan. Selain membangun kembali pendidikan setelah pandemi covid 19 yang semua mengalami learning loss, namun juga ada kecakapan siswa yang harus segera disikapi menjadi karya nyata sebagai bekal hidup siswa nanti.

Talhah menambahkan bahwa peran P5 akan memberi perbedaan yang siginifikan dalam kurikulum merdeka nantinya. Murid yang menamatkan sekolah nantinya tidak hanya memiliki pengetahuan baik sains maupun soshum, atau seni dan olahraga, namun juga memiliki kecakapan hidup dalam pengembangan potensinya, sehingga siswa memiliki soft skill bukan sekedar kognitif.

Pada hari kedua pelatihan (23/6), panitia kegiatan menghadirkan narasumber yang sudah melanglang beberapa kabupaten di Aceh dan juga beberapa sekolah untuk berbagi pengetahuan tentang kurikulum merdeka, Khairuddin yang juga Kepala SMA Negeri 1 Matangkuli.  Dalam kesempatan tersebut, Khairuddin memaparkan tentang struktur kurikulum, penempatan pembelajaran intrakurikuler dan kokurikuler P5 serta struktur pembagian tugas yang mengakomodir prioritas guru penerima tunjangan profesi. Menutup kegiatan di sore hari, Khairuddin juga membekali guru membuat perpustakaan digital mandiri yang nantinya ke depan membantu siswa untuk tidak hanya meminjam buku dari perpustakaan sekolah. Siswa dapat mengakses perpustakaan guru sendiri melalui gawainya di setiap saat. Sehingga siswa dan guru terkoneksi pada sumber belajar yang sama.

Guru menyatakan antusiasmenya mengikuti kegiatan ini sehingga besar harapan SMA Negeri 1 Tanah Jambo Aye sudah sangat siap mengimplementasikan kurikulum merdeka menyambut tahun ajaran baru setelah idul adha nanti.

 

(editor : fais)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *