Jum. Jul 1st, 2022

ACEHSIANA.COM. Aceh Besar – Selasa, 14 Juni 202 merupakan hari bersejarah bagi 154 orang siswa Sekolah Menengah Kejuruan Pembangunan Pertanian (SMK-PP) Negeri Saree Provinsi Aceh, pasalnya dihari ini mereka mendapatkan pengukuhan sekaligus penyerahan ijazah kelulusan tahun ajaran 2021/2022. Wisuda tahun ini terasa istimewa karena pada tahun 2020 dan 2021 tidak dilaksanakan karena sedang pandemi covid-19.

Pengukuhan 154 lulusan yang merupakan angkatan 53 ini dihadiri orang tua/wali murid, Sekretaris Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Perwakilan Dinas Pendidikan Aceh, Dinas Peternakan Aceh, Dinas Sosial Aceh, Pejabat Dinas Pertanian dan Perkebunan aceh, para undangan dari  SMK se Aceh Besar, Muspika Plus Kecamatan Lembah Seulawah, Ketua Jurusan Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Direktur Poliven Aceh, Direktur PT. PEMA dan Pelaku Usaha bidang industri pertanian, serta perwakilan kantor/dinas seputaran Saree.

Kepala SMK-PP Negeri Saree, Muhammad Amin, SP, MP dalam laporannya menjelaskan bahwa ke 154 lulusan ini merupakan siswa dari 7 Kompetensi Keahlian yaitu : Agribisnis Tanaman Pangan Hortikultura (ATPH) sebanyak 62 orang, Agribisnis Ternak Ruminansia (ATR) 23 orang, Agribisnis Tanaman Perkebunan (ATP) 14 orang, Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) 14 orang, Agribisnis Ternak Unggas (ATU) 12 orang, Mekanisasi Pertanian 10 orang, serta Pemuliaan dan Perbenihan Tanaman (PPT) yang merupakan Program 4 Tahun sebanyak 19 orang. Ditambahkan oleh Muhammad Amin bahwa dari 154 lulusan ini, sebanyak 16 orang telah diterima di berbagai kampus negeri di Indonesia seperti : Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Universitas Malikulsaleh (Unimal), Universitas Teuku Umar (UTU), UIN Ar-Raniry, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan, Bogor, dan Malang serta PEPI.

Kepada Dinas Pertanian dan Peekebunan Aceh dalam sambutannya yang disampaikan oleh Rizal Fachlevi, SP.MSi, mengatakan, di era industri 4.0 arah pembangunan pertanian merupakan upaya transformasi menuju perbaikan pembangunan pertanian dengan mengintegrasikan dunia online lini produksi di industri, dimana semua proses produksi berjalan dengan menggunakan digitalisasi.

Fakta membuktikan, bahwa selama 10 tahun terakhir ini sektor pertanian merupakan kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Aceh. Termasuk saat pandemi covid-19, sektor pertanian salah satu bidang yang mampu bertahan dan memberi sokongan perekonomian daerah dan negara. Sektor pertanian juga menyerap tenaga kerja cukup besar di daerah ini. Tak heran jika kontribusi pertanian terhadap Pendapatan Domestik Regional Bruto Aceh juga cukup signifikan. Dengan perkembangan itu, wajar jika Pemerintah Aceh memberi perhatian khusus untuk pembangunan sektor pertanian di daerah ini.

Untuk mencapai sasaran tersebut, tentu dibutuhkan tenaga kerja terampil yang punya keahlian khusus di bidang pertanian. Keahlian khusus ini penting, sebab pembangunan pertanian tidak hanya terpaku pada faktor produksi, tapi juga melibatkan faktor pendukung lainnya, seperti industri, pemasaran, dan daya saing.

Di sinilah peran SMK-PP Negeri Saree diharapkan bisa tampil sebagai pemasok tenaga terampil guna mengisi posisi strategis di sektor tersebut. Sebagai tenaga terlatih, alumni SMK-PP Negeri Saree seharusnya bisa tampil sebagai motor penggerak agar petani Aceh lebih efektif dan efisien dalam mengolah lahannya. Oleh karena itu sejak awal kurikulum yang diterapkan di SMK ini diselaraskan dengan kebutuhan lapangan, sehingga ketika para alumni terjun ke masyarakat, mereka dengan mudah menguasai lapangan, sebab suasana yang dihadapi tidak jauh beda dengan yang dipelajari di sekolah ini.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, menyatakan dukungannya untuk terus memajukan dan meningkatkan kualitas Sumberdaya manusia dan fasilitas pendukung pendidikan bagi SMK-PP Negeri Saree.

“Dengan adanya dukungan penuh ini, diharapkan SMK-PP Negeri Saree dapat terus mendidikan dan menghasilkan lulusan terbaik. Dukungan ini telah memberikan hasil yang dapat kita lihat sekarang,” paparnya .

Bak gayung bersambut, dukungan lainnya pun disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh yang disampaikan oleh Sulaiman, SE “Dengan semangat Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Mei 2022 baru saja kita peringati hendaknya menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan kualitas lulusan yang memiliki kompetensi  dan standarisasi lulusan sesuai dengan bidang keahlian dan tuntutan dunia kerja yang berdaya saing global”

Sulaiman melanjutkan Kita menyadari, begitu banyak tantangan yang kita hadapi yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya selama dua tahun terakhir. Bahkan kita tidak pernah membayangkan bahwa kita semua dengan izin Allah SWT dapat mengatasinya.

Hari ini para hadirin sekalian, merupakan bukti, bahwa kita jauh lebih tangguh dari semua tantangan, lebih berani dari rasa ragu dan tidak takut untuk mencoba. Kita tidak hanya mampu melewati, tetapi berdiri di garis depan untuk memimpin pemulihan dan kebangkitan.

Kurikulum Merdeka, yang berawal dari upaya untuk membantu para guru dan murid dimasa pandemi, mampu mengurangi dampak hilangnya pembelajaran. Kini Kurikulum Merdeka telah diterapkan lebih dari 140.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Itu berarti bahwa raturan ribu anak Indonesia sudah belajar dengan cara yang jauh lebih menyenangkan dan memerdekakan.

SMK-PP Negeri Saree menjadi salah 1 SMK di Aceh yang telah melaksanakan Kurikulum Merdeka mulai tahun 2021 dengan nama Kurikulum Pradigma Baru, ini karena SMK ini telah ditetapkan sebagai SMK Pusat Keunggulan yang merupakan lanjutan dari program Revitalisasi SMK. Kami berharap SMK-PP Negeri Saree dapat melaksanakan amanah ini dengan baik sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan vokasi bidang Agribisnis dan Agroteknologi yang dibuktikan dengan semakin baiknya kompetensi dari lulusan-lulusan dimasa yang akan datang.

Sementara itu, Dinas Pendidikan Aceh secara umum akan terus mendukung SMK-PP Negeri Saree dan SMK lainnya di Aceh. Saya berharap, tanggungjawab moral ini bisa kalian jalankan dengan baik, sehingga citra SMK-PP Negeri Saree sebagai sekolah unggulan di bidang pertanian, benar-benar dapat dibuktikan di lapangan, begitu harapan beliau.

Kegiatan wisuda yang dilaksanakan di aula kampus 1 SMK-PP Negeri Saree ni dirangkai dengan penandatangan Kesepakatan Kerjasama dalam bentuk MoU dan MoU dengan 4 Dunia Usaha dan Industri serta Perguruan Tinggi. Kesepakatan kerjasama dilakukan dengan PT. Pembangunan Aceh (PEMA) dalam bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Alam melalui pemanfaatan Aset Pemerintah Aceh di SMK-PP Negeri Saree, Jurusan Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala dan Politeknik Venezuela (Poliven) Aceh dalam hal Pengembangan Pendidikan Vokasi bidang Pertanian, serta dengan PT. Golden Daru Utama dalam hal budidaya Ayam Arab Petelur.

Kerjasama ini dimaksudkan sebagai usaha Peningkatan Mutu Pendidikan vokasi pertanian melalui ; Pembelajaran, Penelitian, Magang, Kelas Industri, Praktek Kerja Lapangan, Pemasaran Tenaga Kerja, dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Diharapkan dengan MoU kerjasama tersebut dapat menjadi salah satu upaya meningkatkan mutu pendidikan dan lulusan SMK – PPN Saree Saree.

Wassalam

Saree, 14 Juni 2022
Wakasek Humas

Khatmi, S.Pd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *