Rab. Jul 6th, 2022

Acehsiana Aceh Timur – IGI Aceh Timur menyelenggarakan Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka secara daring pada Senin, 30 Mei 2022. Kegiatan ini diikuti sebanyak 43 peserta dari berbagai kalangan guru di Provinsi Aceh. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mensosialisasikan Kurikulum Merdeka serta platform Merdeka Belajar yang telah dirilis oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) dalam Merdeka Belajar Episode 15. Narasumber dalam kegiatan ini adalah Khairuddin SPd MPd, selaku Ketua Tim Dukungan IT Disdik Dinas Pendidikan Aceh yang sekaligus Kepala SMA Negeri 1 Matangkuli.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua IGI Aceh Timur Faisal ST Dalam sambutannya, Faisal menyampaikan bahwa Kurikulum Merdeka merupakan aktualisasi dari Kurikulum Prototipe. “Kurikulum Merdeka ini pada hakikatnya adalah mempercepat pencapaian Profil Pelajar Pancasila selaku visi Kemendikbudristek sampai tahun 2024 nanti,” terangnya. Faisal berharap dengan implementasi Kurikulum Merdeka ini membuat anak-anak belajar dengan nyaman sesuai dengan tumbuh kembangnya.

Lebih lanjut Faisal menambahkan konsep Kurikulum Merdeka mengambil dasar dari kemerdekaan dalam belajar yang dicetuskan oleh Ki Hadjar Dewantara. Dalam kutipan yang disampaikannya menyatakan bahwa kemerdekaan hendaknya dikarenakan terhadap caranya anak-anak berpikir, yaitu jangan selalu dipelopori, atau disuruh mengakui buah pikiran orang lain. “Akan tetapi biasakanlah anak-anak mencari sendiri segala pengetahuan dengan menggunakan pikirannya sendiri,” kutipnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan paparan dari narasumber. Pada sesi ini Khairuddin menyampaikan tentang Kebijakan Kurikulum Merdeka. Struktur Kurikulum Merdeka, Esensi Kurikulum Merdeka hingga bagaimana menyusun roster untuk kombinasi kurikulum merdeka dan K13. Acara berlangsung hingga pukul 22.40 WIB ini berlangsung dengan semangat belajar yang tinggi dari pada audien. (Darmawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *