Jum. Jul 1st, 2022
Gaji Kecil, 105 CPNS Tahun 2021 Mengundurkan Diri

ACEHSIANA.COM, Jakarta – Gaji kecil dan kurangnya motivasi kerja membuat sebanyak 105 calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2021 mengundurkan diri. Hal itu disampaikan Kepala Biro Hukum, Humas, dan Kerja Sama Badan Kepegawaian Negara (BKN), Satya Pratama pada Kamis (26/5) di Jakarta.

Menurut Satya, sebanyak 105 CPNS yang telah lolos seleksi tahun 2021 memutuskan mengundurkan diri.

“Mereka yang mengundurkan diri adalah peserta CPNS yang sudah ditetapkan lolos dan mau mendapatkan Nomor Identitas Pegawai Negeri Sipil (NIP),” ujar Satya.

Dikatakan Satya bahwa terdapat beberapa alasan peserta yang lolos CPNS 2021 malah mengundurkan diri.

“Alasannya bervariasi. Pertama, mereka ternyata tidak tahu berapa jumlah gaji (mungkin gajinya tidak mencukupi). Kedua, ada yang menyampaikan alasannya kalau mereka tidak termotivasi lah, macam itu. Tapi, itu beberapa salah satunya aja dari macam-macam alasan,” sebut Satya.

Satya menambahkan bahwa alasan terbesar kebanyakan dari sisi gaji dan juga lokasi penempatan.

“Kebanyakan memang tentang gaji, ada juga yang lokasi. Kebanyakan mungkin ada yang penempatan lokasinya jauh,” ungkap.

Satya menuturkan bahwa peserta yang melamar seleksi CPNS, seharusnya sudah mengetahui dan mengerti akan beberapa poin tersebut.

“Peserta yang lolos itu ketika sudah melamar, mereka seharusnya sudah tahu. Karena mereka sudah melamar di posisi spesifik itu. Jadi, si calon ASN ini sudah mengerti,” tutur Satya.

Lebih lanjut Satya mengungkapkan bahwa tindakan mereka merugikan negara, karena sejatinya negara dan instansi sudah mengeluarkan biaya tes mereka. Disamping, itu formasi instansi yang seharusnya terisi jadi kosong.

“Biaya yang dikeluarkan negara dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) untuk biaya tes sesuai dengan kebutuhan mereka itu kan jadinya hilang karena mengundurkan diri. Terus kan setiap instansi juga sudah menetapkan biaya dan formasi mereka. Nah, karena mereka mengundurkan diri alhasil formasi itu nggak bisa diisi alias kosong. Itu bisa diisi ya menunggu seleksi penerimaan CPNS selanjutnya,” pungkas Satya. (*)

Editor: Darmawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *