Jum. Agu 19th, 2022

ACEHSIANA.COM – JAKARTA – Pemerhati Aceh di Jakarta Tarmizi Age akrab disapa AL Mukarram menggambarkan peta politik di Aceh jelang 2024 sangat terbuka untuk berbagai kemungkinan, artinya partai nasional bisa saja dimungkinkan berpeluang memimpin Parlement Aceh kedepan, kata Tarmizi Age, Sabtu (16/4/2022).

Mencermati perkembangan perombakan kepemimpinan disejumlah partai nasional di Aceh dan perekrutan kader baru dilihat merupakan wacana dan rencana besar partai politik nasional dalam meraih dukungan dari rakyat Aceh sebanyak-banyaknya, ujar Mukarram.

Partai PDI Perjuangan misalnya, kemudian Partai NasDem, kedua partai ini yang tampil dengan struktur baru di yakini akan meraih hasil yang beda pada pileg dan pilkada 2024 nanti,

Apa lagi dengan lahirnya banyak partai lokal di Aceh, tentu akan sangat menguntungkan dan berpengaruh pada capaian partai nasional dengan sendirinya.

Memang kelahiran partai lokal adalah wujud dari proses demokrasi di Aceh sebagaimana tertuang dalam MoU Helsinki, sebuah perjanjian damai antara Aceh dan Jakarta yang ditanda tangani RI – GAM di Finlandian pada 15 Agustus 2005.

Paling menonjol saat ini saya kira NasDem dan PDI Perjuangan, sementara yang lain cendrung biasa-biasa saja, bahkan informasi media ada partai yang mulai ramai-ramai di tinggalkan kadernya dengan berhijrah ke partai lain atau sebahagian mungkin belum menunjukkan dimana ladangnya.

Partai lokal kelihatannya masih tetap di dominasi Partai Aceh (PA), sebagai partai yang dinahkodai para mantan pejuang GAM tentu tidak mudah di kalahkan, namun dengan kemunculan banyak partai lokal maka pergeseran kader rasanya tetap terjadi, sebut Tarmizi Age.

“Jadi hari ini kalau mereka mau berpolitik, tinggal mengumandangkan isu pileh Partee ureng Aceh (Partai Orang Aceh) dan pileeh Partai Aceh (PA), Partee ureng Aceh yang dimaksud yaitu partai NsDem partai yang di pimpin orang Aceh yaitu Surya Paloh”.

Atau pileh partai “Perjuangan” jika mau perubahan, yang di maksud partai “Perjuangan” di sini nanti, bisa saja PDI Perjuangan bisa juga Partai Aceh (PA).

Kita tunggu saja, saya yakin bakal ngetren, kata Taramizi Age.

Ke tiga partai ini punya titik temu yang bagus dalam kompanye meraih simpati, yaitu Partai Aceh (PA), NasDem dan PDI Perjuangan dan diprediksi bakal dapat mendulang hasil yang positif.

Nah, Wajah Aceh 2024 sangat tergantung pada kinerja perekrutan kader partai politik mulai saat ini dan program mereka, hingga sejauh mana keberpihakan dan kepekaan partai tersebut kepada rakyat.

Sikap dan kerja keras MPR melalui wakilnya Ahmad Muzani yang juga merupakan sekjen partai Gerindra dalam membantu menindaklanjuti hasil MoU Helsinki terkait tanah kebun untuk mantan kombatan dan bendera Aceh ikut memain peranan memperkuat Gerindra di Aceh, pungkas Tarmizi Age mantan aktivis Aceh di Denmark.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *