Sel. Mei 24th, 2022

ACEHSIANA.COM. Sinabang – Muhammad Fikri Nugraha (13), anak berkebutuhan khusus (ABK), penyandang keterbatasan tuna grahita dan downsyndrom pada Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Simeulue, menunjukkan kemampuannya melafazkan Surah-surah pendek dalam juz 30 – Al Qur’an dan doa keampunan untuk kedua orang tuanya, dihadapan Sekretaris Daerah Aceh, dr. Taqwallah Mkes dan jamaah zikir se-Aceh, setelah usai kegiatan zikir bersama di sekolah tersebut melalui aplikasi Zoom Zikir Pemda Aceh, Rabu (14/4/2022).

Walaupun penampilan kemampuan Muhammad Fikri Nugraha dalam melafazkan ayat-ayat Al-Qur’an masih terbata-bata, namun membuat Sekda Taqwallah dan jamaah yang mengikuti zikir pagi tadi menjadi terkagum-kagum mendengar lantunan ayat-ayat Alquran yang dibacakan Muhammad Fikri Nugraha itu.

Selain itu, pihak sekolah juga mengenalkan kepada Sekda Aceh hasil karya anak berkebutuhan khusus lainnya, yakni karya rajutan tangan berupa tas berbahan kain dan beberapa bentuk karya rajutan hasil karya seni dari Fitri, siswi kelas 2/C, penyandang tuna rungu (bisu – tuli, red).

Dalam kesempatan itu, Sekda Aceh, Taqwallah Mkes, menyempatkan diri menyapa kepala sekolah, pengawas pembina dan warga SLB Simeulue lainnya.

Sri Mulyana NST SPd, Kasubbag TU Cabdisdik Simeulue yang turut hadir dalam kegiatan itu, mengatakan
“sangat terbantu sekali masyarakat dengan keberadaan SLB/PKLK di Simeulue, semua anak berkebutuhan khusus bisa terlayani haknya dalam mendapatkan pendidikan”. tuturnya kepada Acehsiana.com usai mengikuti kegiatan zikir tersebut di komplek Sekolah Luar Biasa Negeri Simeulue, Desa Suak Buluh, Kecamatan Simeulue Timur, Rabu pagi (14/4/2022).

Kegiatan Zikir dan doa bersama Pemda Aceh melalui aplikasi Zoom Meeting, Rabu (14/4/2022 ), turut dihadiri Koordinator Pengawas Sekolah Cabdisdik Wilayah Simeulue, Alex Arao SPd. [*]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *