Jum. Agu 19th, 2022
Sebanyak 5.291 Kendaraan Manfaatkan Program Pemutihan Denda Pajak di Lhokseumawe

ACEHSIANA.COM, Lhokseumawe – Sebanyak 5.291 kendaraan memanfaatkan programpemutihan denda pajak di Wilayah UPTD Badan Pengelola Keuangan Aceh (BPKA) Wilayah V Lhokseumawe atau lebih dikenal dengan sistem administrasi manunggal satu atap (Samsat). Hal itu disampaikan Kepala UPTD V BPKA, Chaidir SE MM pada Jumat (25/3) di Lhokseumawe.

Menurut Chaidir, sebanyak 5.291 unit kendaraan di Kota Lhokseumawe sudah memanfaatkan program pemutihan denda pajak kendaraan sampai dengan tanggal 25 Maret 2022. Program pemutihan pajak kendaraan ini, lanjut Chaidir, sesuai dengan Pergub Aceh No. 47 Tahun 2022 yang masa berlakunya sampai dengan 31 maret 2022.

“Samsat Lhokseumawe terus-menerus berupaya mensosialisakan kepada masyarakat agar memanfaatkan program pemutihan denda pajak kendaraan ini. Banyak kemudahan yang didapatkan oleh masyarakat terhadap program relaksasi pajak kendaraan ini,” ujar Chaidir.

Dikatakan Chaidir bahwa masyarakat yang menunggak pembayaran pajak kendaraan lebih dari 5 tahun cukup membayar pokok pajak kendaraan selama 4 tahun saja dan tanpa ada denda.

“Begitu juga untuk biaya balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) itu digratiskan. Ayo masyarakat Lhokseumawe manfaatkan program pemutihan ini dengan datang ke kantor Samsat Lhokseumawe,” ajak Chaidir.

Chaidir menambahkan bahwa untuk meningkatkan minat masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor, pihaknya melakukan terobosan dengan sistem ‘jemput bola’ alias turun langsung ke masyarakat. Sampai dengan saat ini Samsat JemPol (Jemput Pajak Online) sudah melakukan layanan ke 27 lokasi layanan yaitu: di 4 kecamatan, 13 Kantor Geusyik, 4 SMA dan 6 Dinas/SKPK dari target kunjungan ke 126 lokasi yang direncanakan dalam Wilayah Kota Lhokseumawe pada tahun 2022.

“Kita memiliki program Samsat JemPol. Kita turun ke kecamatan, kantor geuchik, sekolah, universitas dan tempat-tempat keramaian seperti warung kopi dan pasar. Jadi masyarakat dimudahkan untuk membayar untuk membayar pajak kendaraan. Kita ingin merubah mindset masyarakat dengan melihat langsung proses layanan pembayaran dan print nota pajak di lokasi langsung selesai dengan waktu singkat,” sebut Chaidir.

Chaidir melanjutkan bahwa hanya butuh waktu 2 menit proses selesai. Hal ini akan berdampak kepada keyakinan dan antusias masyarakat akan semakin tinggi untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan, benar bahwa pembayaran pajak kendaraan bermotor itu tidak membutuhkan waktu yang lama serta sangat mudah.

Selain dengan upaya persuasif seperti sosialisasi, himbauan untuk membayar pajak kendaraan bermotor dan jemput pajak ketengah-tengah masyarakat.

“Akhir Maret ini kita akan lakukan upaya penindakan dengan menggelar razia gabungan bersama POM, polisi dan Dinas Perhubungan terhadap kendaraan-kendaraan yang belum tertib membayar pajak,” pungkas Chaidir. (*)

Editor: Darmawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *