Kam. Mei 26th, 2022
Guru SMAN 1 Tanah Jambo Aye Dilatih Evaluasi Berbasis Android dan Komputer Tanpa Jaringan Internet

ACEHSIANA.COM, Lhoksukon – Puluhan guru SMAN 1 Tanah Jambo Aye (TJA), Aceh Utara, dilatih inovasi pembelajaran dan evaluasi berbasis digital tanpa jaringan internet. Pelatihan tersebut berlangsung pada tanggal 26 – 29 Maret 2022 di gedung SMAN 1 TJA.

Kepala SMAN 1 TJA, Talhah SPd MPd, menjelaskan bahwa pelatihan evaluasi berbasis digital tanpa jaringan internet dilaksanakan guna menyahuti perkembangan teknologi yang sangat pesat terutama era digital.

“Perkembangan teknologi mengharuskan kita untuk memanfaatkannya dalam membantu layanan pendidikan. Evaluasi digital tanpa internet ini salah satu upaya kita meningkatkan layanan pendidikan era disrupsi,” ujar Talhah.

Dikatakan Talhah bahwa guru harus cakap teknologi. Jangan sampai guru ketinggalan informasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

“Ikuti pelatihan ini dengan serius. Ilmu yang didapat nantinya harus diimplementasikan dalam pembelajaran maupun ujian sehingga akan meningkatkan kualitas pendidikan,” sebut Talhah.

Ketua Komite SMAN 1 TJA, Jamaluddin, meminta guru agar selalu sehat jasmani, rohani, dan materi sehingga dapat melakukan pembelajaran dengan baik.

Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Utara, Drs Ahmad Yamani MPd, melalui Kasi Manajemen GTK, Abdul Manan SPd, menegaskan bahwa inovasi pembelajaran berkembang seiring pesatnya perkembangan teknologi.

“Jika guru atau sekolah tidak mengikuti perkembangan teknologi maka akan terus tertinggal. Layaknya mesin perontok padi yang kini mulai ditinggalkan akibat kehadiran mobil pemanen padi,” ungkap Manan.

Guru SMAN 1 Tanah Jambo Aye Dilatih Evaluasi Berbasis Android dan Komputer Tanpa Jaringan Internet

Manan menambahkan bahwa media evaluasi digital yang dilatih saat ini dapat digunakan untuk mendesain buku digital maupun evaluasi digital bersifat online maupun offline.

Manan menuturkan bahwa sebagai sekolah besar, maka warga SMAN 1 TJA harus saling bahu membahu membangun sekolah dengan inovasi seperti saat ini yang berguna bagi pribadi guru, sekolah, maupun dunia pendidikan di Aceh Utara.

“Sebaik apapun materi dan secakap apapun narasumber, jika ilmu yang diperoleh tidak diterapkan oleh guru dalam pembelajaran, maka tidak ada fungsinya. Kami sangat yakin SMAN 1 TJA akan mampu membawa perubahan pendidikan di Aceh Utara.

Adapun narasumber kegiatan adalah Ketua Harian Pengurus Pusat Jaringan Sekolah Digital Indonesia (JSDI) yang juga Kepala SMAN 1 Matangkuli, Khairuddin SPd MPd, Sekretaris JSDI Aceh yang juga guru SMAN 7 Lhokseumawe dan mahasiswa Doktor Teknologi Pendidikan Unimed, Jon Darmawan SPd MPd, dan Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Aceh Timur yang juga Kepala SMKN 1 Julok, Aceh Timur, Faisal ST. (*)

Editor: Ami

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *