Sen. Mei 23rd, 2022

ACEHSIANA.COM –  Darussalam – Ketua Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi (PUIPT)
Obat dan Kosmetik dari Hutan Tropika Lembab dan Lingkungannya (OKTAL) Universitas Mulawarman Kalimantan Timur mengunjungi ARC-PUIPT Nilam USK Sabtu, 26/3/2022.

Dalam kunjunganya Dr. Swandari mengatakan bahwa ARC-PUIPT Nilam Universitas Syiah Kuala memiliki keunggulan dalam hilirisasi produk inovasi di Indonesia.

ARC-USK dan OKTAL Unmul telah lama menjalin kerjasama dalam berbagai program penguatan PUIPT, seperti Pelaksanaan Summer Course Teaching Industry Kampus Merdeka, Kolaborasi Riset dan Pertukaran Narasumber Seminar.

“Hubungan baik PUI-PT OKTAL Unmul Samarinda dan PUI-PT ARC Nilam Aceh sudah berlangsung beberapa tahun terakhir. Kedua PUI-PT punya roadmap riset yg sejalan, keduanya sama-sama konsen di riset bahan alam (natural products)” jelas Swandari.

“ARC-PUIPT Nilam Aceh USK memiliki keunggulan tersendiri di Indonesia dengan kekuatan hilirisasi produk riset dari minyak atsiri Nilam-nya” lanjut Swandari yang juga merupakan Sekretaris Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kalimantan Timur dan hadir ke Banda Aceh dalam rangka mengikuti Muktamar IDI.

“Ini kali pertama saya ke Banda Aceh dan berkesempatan mengunjungi ARC. Saya terkesan, dan belajar banyak hari ini dari ARC khususnya bagaimana mengembangkan produk inovasi dari komoditas unggulan daerah” urai Swandari.

“Kaltim memiliki produk lokal yang berkualitas tinggi dan unik, seperti madu dan jahe dayak. Kami akan mencoba mereplika pola Nilam dalam mengembangkan ruset dan inovasi serta sinergi Pentahelix antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia bisnis, masyarakat dan media” tutup Swandari.

Dalam kunjungan ini Swandari disambut oleh Kepala ARC-PUIPT Nilam Aceh USK, Dr. Syaifullah Muhammad yang didampingi oleh beberapa pengurus teras ARC seperti Dr. Ilham Maulana, Dr. Essy Harnelly, Dr. Mudatsir dan Kepala Sekretariat ARC Adinda Gusti Vonna.

Syaifullah Muhammad selaku Kepala ARC menyambut gembira kunjungan PUIPT Oktal dan akan meningkatkan kolaborasi dibidang inovasi pada kedua PUIPT.

“Tahun ini ada beberapa proposal riset ARC terkait nilam, pala dan kayu putih yang telah lulus, insya Allah ini akan melancarkan kolaborasi dengan PUIPT Oktal” ujar Syaifullah.

“Masa depan adalah eranya kolaborasi. Kompetensi para ilmuwan akan sangat efektif jika dibarengi oleh kolaborasi yang mensinergikan berbagai potensi iptek, fasilitas dan jaringan. Maju sendiri itu biasa, maju bersama itu yang luar biasa. Kita akan maju secara bersama dengan PUIPT Oktal Unmul” tutup Syaifullah, yang juga merupakan Ketua Badan Pengembangan Bisnis Universitas Syiah Kuala.

Dalam kunjungan tersebut Dr. Swandari dibawa keliling melihat fasilitas produksi ARC, seperti Ekstraktor Uap Minyak Nilam, Wipe Film Fractionation (WFF) Machine untuk purifikasi minyak nilam secara distilasi molekuler. Juga melihat Rumah Produksi ARC yang dibangun sesuai standar BPOM.

Dalam tour tersebut Dr. Swandari juga banyak mendapat penjelasan dari Nadia Isnaini, Ahli kosmetika ARC lulusan Prince Shongkla University Thailand.

Kunjungan berakhir di Ninopark (Nilam Innovation Park) sebagai tempat pembibitan, kebun percontohan dan penyulingan nilam ARC di Sektor Timur Kampus Universitas Syiah Kuala. Koordinator Ninopark ARC, Dr. Essy Harnelly turut mendampingi dan memberi penjelasan berbagai aktivitas Ninopark.

Kontributor: ARC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *