Sen. Mei 23rd, 2022

ACEHSIANA.COM. Sinabang – Suasana haru terlihat saat puluhan siswa calon alumni SMA Negeri 2 Simeulue Tengah, Kabupaten Simeulue ini, mengikuti prosesi kearifan lokal membasuh kaki orang tua mereka, yang dalam tradisi masyarakat Simeulue dikenal dengan ‘manasay hae Mak elek Ayah’, (mumbasuh kaki ibu dan ayah.red)

Prosesi kearifan lokal tersebut mewarnai acara pelepasan calon alumni di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Simeulue Tengah, pada Kamis pekan lalu.
Menariknya, tradisi manasay hae (membasu kaki.red) orang tua siswa ini berlangsung bersamaan, para ibu atau ayah tak kuasa menahan haru saat anak – anak mereka membasuh kakinya dengan air dan mengelapnya kembali, ketika sang anak membasuh kaki, para ibu atau ayah pun mendekap anaknya, tangispun tak terelakkan, untaian doa dan harapan terucap dari bibir orang tua untuk anaknya.

“Semoga sukses sekolah mu nak ya, jaga nama baik orang tua dirantau, pulang kampung sudah jadi sarjana, ya nak”, harap seorang ibu sambil menangis, pada anaknya.

Kepala SMA Negeri 2 Simeulue Tengah, Adiul SPd mengatakan, acara manasay hae atau membasuh kaki orang tua siswa digelar dalam rangka perpisahan calon alumni tahun 2022, dimaksudkan agar siswa dapat menjadikan orang tuanya sebagai sosok yang paling mulia dan pahlawan bagi mereka. Sebab, perkembangan zaman saat ini , rasa kebersamaan, keakraban dan interaksi anak dengan orang tuanya terkadang merenggang.

” Ini tidak hanya sekedar prosesi tradisi, tapi kita berharap ada nilai pembelajaran tersendiri. Tradisi manasay hae (membasuh kaki) orang tua akan mengingatkan kita betapa besarnya jasa kedua orang tua untuk kita dan dengan doa orang tua lah kita bisa sukses,” ucap Adiul, usai acara tersebut, Kamis (3/3/2022),lalu.

Acara tradisi manasay hae orang tua tersebut, dikuti oleh 39 orang siswa calon alumni SMA Negeri 2 Simeulue Tengah, terdiri dari 22 orang siswa kelas XII MIA dan 17 orang siswa jurusan IIS.

Dalam kegiatan pelepasan calon alumni SMA Negeri 2 Simeulue Tengah itu, bersamaan pulah dengan lepas sambut kepala sekolah, awalnya dijabat oleh Husnul Aidil SPdi, dimutasi ke tempat yang baru menjadi Kepala SMAN 4 Simeulue Barat, sementara itu, Adiul SPd yang menggantikan Husnul, sebelumnya menjabat kepala SMAN 3 Teupah Selatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Koordinator Pengawas Sekolah Cabdisdik Simeulue, Alex Arao SPd, Pengawas Pembina, Drs. Tri Giandono, Pengawas Sekolah wilayah kerja Kabupaten Simeulue, beberapa kepala SMA dan Kepala Desa disekitaran Kecamatan Simeulue Tengah serta Orang tua siswa.[]

Kontributor: Alex arao

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *