Sel. Mei 24th, 2022

Acehsiana.com – Bireuen – kontributor acehsiana.com Selasa, 8 Mei 2022 pukul 09.30 wib, menyambangi ke SMAN 3 Bireuen dan mensasar ke perpustakaan. Dalam gedung yang luarnya 7×8 m² ini ada 3 ibu ibu sedang mengatur buku buku di setiaku rak.

Diantara ketiga ibu ibu ini, salah seorang bernama Ainol Mardhiah. Beliau sebagai kepala perpustakaan. Kami ngobrol santai selama 15 menit.

Pertanyaan yang kami ajukan hanya seputar apa yang ibu Ainol Mardhiah lakukan agar siswa mau membaca baku.

“Kami bertiga mengunjungi kelas kelas dengan wali kelas dan memperkenalkan buku buku kepada siswa. Kami juga mengatur jadwal kunjung Pustaka setiap hati.

Lebih lanjut Bu Ainol, sekolah kami memiliki taman baca hampir di setiap tempat istirahat dan hampir setiap pohon pohon. Hampir setiap pohon ada tempat duduk. Siswa kami sambil menikmati jajanan saat istirahat, mereka akan membaca buku.

Buku buku di taman baca ini kami atur sedemiak rupa agar siswa memiliki daya tarik tersendiri untuk membaca. Buku buku ini kami atur setiap pagi dan kami ganti judul setiap hari juga jelas Ainol kepada tim kontributor acehsiana.com.

Apakah ibu tidak terasa capek setiap hari harus membongkar buku di rak perpustakaan untuk ibu pajang di taman baca? Tanya kami.

O tidak. Ini sudah kami jalankan sudah lebih dari 5 tahun, sudah rutin kami jalankan tugas ini hingga kami sudah terbiasa mengumpulkan buku buku itu yang terkadang berserakan di taman baca. Kami senang melihat anak anak membaca buku.

Melihat anak anak membaca buku yang kami taruk di taman, rasa capek kami hilang dan terbayar semuanya dengan kebahagiaan tutup bu Ainol.

Tim acehsiana.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *