Sel. Mei 24th, 2022
Prof Marwan Dilantik sebagai Rektor USK Periode 2022 – 2026

ACEHSIANA.COM, Jakarta – Prof Dr Ir Marwan dilantik sebagai Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh periode 2022 – 2026. Pelantikan tersebut dilakukan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek), Ir Suharti MA PhD atas nama Mendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim pada Selasa (8/3) di Jakarta.

Marwan dilantik bersama dengan Rektor Universitas Mataram, Prof Dr Ir Bambang Hadikusumo, dan Dra Faizah binti Johan Alamsyah MSi sebagai Kepala Bagian Umum Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah I.

Mendikbudristek dalam sambutan yang dibacakan Sekjen Kemdikbudristek, Suharti, menjelaskan bahwa kualitas SDM menentukan kapasitas suatu bangsa untuk bersaing di kancah global dan internasional melalui inovasi teknologi yang terus menerus.

“SDM yang berkarakter perlu diselaraskan dengan kemajuan IPTEK dan perkembangan dunia agar Indonesia mampu berdiri sama tinggi dengan bangsa-bangsa maju lainnya di dunia,” ujar Suharti.

Suharti berpesan agar para Rektor bergerak cepat. Perubahan-perubahan yang terjadi, lanjut Suharti, begitu cepat termasuk yang mempengaruhi perkembangan kinerja pembangunan pendidikan, kebudayaan, riset, dan teknologi menuntut semua untuk terus belajar, beradaptasi, dan bekerja dengan lebih cepat.

“Kita tidak punya kemewahan untuk bekerja biasa-biasa saja. Kebijakan Merdeka Belajar yang telah dicanangkan merupakan salah satu upaya kita untuk merangkul semua pemangku kepentingan pendidikan kebudayaan riset dan teknologi dalam mengoptimalkan semua potensi bangsa dalam menghadapi tantangan belajar,” sebut Suharti.

Mendikbudristek, tutur Suharti berpesan kepada pejabat yang dilantik agar menjadi pejabat yang juga menjadi pemimpin, bukan hanya menjadi pejabat karena kewenangannya tetapi karena juga kepemimpinannya. Dengan demikian kebijakannya dipahami dan diikuti oleh pegawai di satuan kerja masing-masing.

“Bagi para pimpinan PTN yang baru dilantik kami minta untuk memperkuat koordinasi dan konsolidasi dari seluruh unit kerja khususnya di lingkungan PTN sehingga dapat membangun sinergi yang solid sesuai dengan peran masing-masing,” tutur Mendikbudristek sebagaimana dibacakan Suharti.

Pada kesempatan tersebut Suharti memuji peran Menteri Angraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil yang telah berhasil memulai membangun sistem dalam membuka peluang dan bahkan mendorong pegawai Bappenas bekerja di lembaga lain untuk memastikan bahwa semua memiliki kemampuan pemahaman yang sama terhadap isu yang ada di lapangan tidak hanya dari kertas dan laporan. Sofyan Djalil juga yang menginginkan terjadi jejaring yang kuat antara perencana pelaksana sampai dengan pemerintah daerah.

Turut hadir pada pelantikan tersebut Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil, Sekjen DPR, Indra Iskandar, Rektor USK periode sebelumnya, Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng. (*)

Editor: Darmawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *