Jum. Agu 19th, 2022

Acehsiana.com – Tapaktuan – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Aceh Selatan sangat mendukung kebijakan Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh membuka SMA kelas jauh di Alue Keujrun Kecamatan Kluet Tengah Kabupaten Aceh Selatan.

Hal itu disampaikan Ketua PGRI Kabupaten Aceh Selatan, Yusri SPd, Selasa (08/03) menanggapi kunjungan Kepala Disdik Aceh bersama rombongan beberapa hari yang lalu ke Alue Keujrun untuk membuka sekaligus melonching dibukanya SMA Kelas jauh.

“Kami berikan apresiasi kepada Kadisdik Aceh atas kebijakannya membantu pendidikan di daerah terpencil dengan membuka SMA kelas jauh sehingga siswa lulusan SMP di Alue Keujrun bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA,” kata Yusri.

Dikatakannya, Kadisdik Aceh Alhudri, pernah menyampaikan keinginannya untuk membuka SMA kelas jauh pada malam puncak peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT PGRI ke-76 di Aula Disdik Aceh beberapa waktu yang lalu.

“Kita akan membuka SMA kelas jauh di Alue Keujrun untuk membantu anak-anak disana agar mereka tetap sekolah dan suatu saat nanti dapat berkunjung ke Alue Keujrun yang disampaikan Alhudri langsung ke saya,” ucap Kabid SD Disdikbud Aceh Selatan ini.

Ternyata ujar Yusri, apa yang pernah dijanjikan Kadisdik Aceh, benar-benar diwujudkannya hadir langsung ke Kemukiman Alue Keujrun tentu dengan perjalanan melelahkan melewati arus Sungai Kluet yang deras menggunakan robin.

Yusri menjelaskan, di Kemukiman Alue Keujrun memiliki dua desa yaitu Alue Keujrun dan Sarah Baru dengan jumlah penduduk 400 jiwa terdiri dari 90 kepala keluarga dengan mata pencarian masyarakatnya bertani dan berkebun.

“Kemukiman Alue Keujrun memiliki dua sekolah jenjang pendidikan dasar, yaitu SD Negeri Alue Keujrun dan SMP Negeri Satu Atap kemudian sekolah disana masuk dalam katagori daerah 3T (terdepan, terpencil dan dan tertinggal) serta guru-guru disana memperoleh tunjangan daerah khusus dari pemerintah,” imbuhnya.

Yusri menambahkan, hadirnya SMA kelas jauh ini tentu sangat membantu anak-anak putus sekolah yang tidak melanjutkan ke jenjang SMA dengan harapan dukungan dari masyarakat setempat agar akses pendidikan di daerah terpencil tidak tertinggal dengan daerah lainnya.

Selaku pimpinan organisasi profesi guru di Kabupaten Aceh Selatan, Yusri meminta kepada Disdik Aceh untuk menempatkan guru-guru yang lulus ujian PPPK bahkan yang sudah memiliki sertifikat pendidik untuk ditugaskan ke SMA Kelas Jauh Alue Keujrun agar kegiatan pembelajaran berjalan efektif.

“Sekalipun jenjang SMA berada dibawah pemerintah provinsi melalui Dinas Pendidikan Aceh apalagi di wilayah sudah memiliki Cabang Dinas Pendidikan namun koordinasi dengan pemerintah kabupaten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Selatan tetap harus dilakukan kerjasama,” pungkas Yusri.

Kontributor : Yusnadiwan
Editor : Baihaki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *