Sen. Mei 23rd, 2022

ACEHSIANA.COM. Sinabang – Kurikulum Merdeka yang sebelumnya akrab disebut prototipe itu, yang dimanfaatkan sebagai kurikulum nasional pada 2024 mendatang, kurikulum baru tersebut memiliki karakteristik utama yakni berupa pembelajaran berbasis proyek.

Konsep dalam kurikulum merdeka ini untuk mendukung pengembangan karakter peserta didik yang sepadan dengan Profil Pelajar Pancasila, sesuai ungkapan Mendikbudristek, Mas Nadim, saat peluncuran “Merdeka Belajar” episode ke-15 melalui kanal YouTube Kemendikbudristek RI, Jumat (11/2/2022)  lalu.

Berkenaan dengan program nasional yang dicanangkan oleh Kementrian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek RI), tentang kurikulum merdeka tersebut, SMA Negeri 1 Sinabang Kabupaten Simeulue Provinsi Aceh, menyahutinya dengan menggelar In House Traning (IHT) Implementasi Kurikulum Merdeka. dengan tajuk Bergerak Serentak menuju Profil Guru Merdeka Sebagai Antisipasi Learning Loss Pandemi Covid-19″.

Kegiatan IHT itu berlangsung pada Senin (7/3/2022) di Sinabang. IHT Implementasi Kurikulum Merdeka, tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Cabdisdik Wilayah Kabupaten Simeulue diwakili Kasubbag TU, Sri Mulyana SPd.

Kepala Cabdisdik Wilayah Simeulue, Al Amin SPd melalui Kasubbag TU, Sri Mulyana SPd, dalam arahannya mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi langkah familiar yang dilakukan oleh Kepala Sekolah dan juga team pengembang kurikulum sekolah.

” Terimakasih atas upaya yang dilakukan oleh kepala sekolah dan TPS SMAN 1 Sinabang, dengan sungguh-sungguh memulai mengenalkan kurikulum baru ini untuk guru- guru, ini menjadi contoh bagi sekolah yang ada di Simeulue, tentunya”. Ujar Sri Mulayana.

ia menguatkan lagi, nantinya SMA Negeri 1 Sinabang ini akan menjadi pilot project penerapan kurikulum merdeka tersebut, dan tentunya semua SMA/SMK di lingkungan Cabdisdik Simeulue akan merujuk pola penerapan kurikulum tersebut, tambahnya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Sinabang, Winda Safitri SPd MSi,
” Alhamdulillah, dengan kerja keras tim pengembang kurikulum sekolah ( TPS), yang dikendalikan wakil kepala sekolah bidang kurikulum dan kerjasama yang baik teman – teman guru, IHT Implementasi Kurikulum baru ini bisa dilaksanakan sesuai rencana, dan kegiatan ini berlangsung selama 2 hari, sejak Senin 7 Maret hingga selasa besok”, jelas Pipit, sapaan akrab Winda Safitri.

Peserta dalam kegiatan IHT Implementasi Kurikulum Merdeka, terdiri dari guru SMA Negeri 1 Sinabang, dan turut juga diikuti guru-guru SMAN 2 Sinabang serta ikut serta juga kepala sekolah, guru dari SMAN 3 Teupah Selatan.

“Dalam kegiatan implementasi kurikulum yang kita adakan ini, turut juga diikuti kepala Sekolah, sahabat dan juga gurunya. Diantaranya 2 Sekolah yang berkenan bergabung yakni SMAN 2 Sinabang dan SMAN 3 Teupah Selatan.

Semoga saja kegiatan IHT ini bisa membantu untuk mengakrabkan guru dengan kurikulum merdeka ini, dan pematerinya langsung kepala SMAN 1 Sinabang, Koordinator Pengawas Sekolah Cabdisdik Simeulue ( Alex Arao), dan Guru-guru senior yang menguasai tentang kurikulum tersebut, sebut Ridha Wanda SPd sebagai penanggung jawab kegiatan yang juga Waka bidang kurikulum.

Kegiatan pembukaan IHT Implementasi Kurikulum Merdeka yang berlangsung di SMAN 1 Sinabang tersebut turut dihadiri oleh Pengawas Sekolah Cabdisdik Wilayah Kabupaten Simeulue, Kepala SMAN 3 Teupah Selatan, Afrianty SAg, dan staf Cabdisdik Wilayah Simeulue, Senin ( 7/3/2022) di Sinabang.[]

Kontributor : Alex Arao

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *