Jum. Agu 19th, 2022
Ingin Bangun Start Up, Berikut Tips Sukses

ACEHSIANA.COM, Jakarta – Pertumbuhan start up saat ini semakin marak. Banyak orang yang sukses dalam berbisnis membangun start up.

Meskipun demikian, masih banyak orang awam dengan konsep start up. Istilah start up dapat didefinisikan sebagai model bisnis yang terkait dengan pengembangan perusahaan kecil dengan potensi pertumbuhan yang tinggi.

Dengan ciri seperti ini, start up menjadi hal yang sangat menarik bagi investor. Terlebih, bagi mereka yang sedang mencari wirausahawan muda inovatif. Ide-ide inovatif seorang pelaku start up dapat berkembang dengan dukungan dari investor yang akan mengubahnya menjadi bisnis besar.

Ciri start up saat ini, sebagian besar terkait dengan inovasi teknologi yang dihadirkan, karena dalam beberapa hal mewakili layanan dan konsep produk berbasis web atau mobile.

Bidang ini tentunya, membutuhkan investasi awal yang jauh lebih sedikit. Namun investasi yang tepat dalam jangka menengah, maka akan menjadi bisnis yang bernilai jutaan.

Permainannya ialah menciptakan ide bisnis dan membangun platform untuk meluncurkannya dan menarik perhatian investor. Contoh terbaru, dari jenis start up ini adalah YouTube, Facebook, dan Twitter yang diketahui semua orang telah menjadi bisnis besar dalam hitungan bulan.

Dalam bisnis, tentu ada beberapa tahapan untuk mencapai kesuksesannya, dan ini juga berlaku dalam bisnis start up. Yuk simak, 11 langkah sukses membangun start up yang dikutip dari Business Guarantor berikut:

1. Tentukan konsepmu. Hal ini harus berdasar pada gagasan dimana start up akan dibentuk. Konsep harus kreatif dengan ide orisinil dari diri sendiri.

2. Hadirkan semangat dalam diri. Seringkali, start up didasarkan pada proposal yang belum ada atau perbaikan pada konsep yang ada. Oleh karena itu, kemungkinan besar tidak banyak dukungan dan dorongan untuk melanjutkannya.
Faktanya, akan ada banyak orang yang justru berkata “tidak mungkin berhasil”. Tapi, teruslah maju, tetap semangat dan jangan menyerah sebelum melihat potensi bisnisnya.

3. Membuat rencana. Alat terbaik untuk tetap tenang dan tidak melupakan tujuan yakni membuat rencana. Tuliskan di atas kertas apa yang ingin dicapai dengan proyek tersebut, dan tuliskan pemikiran serta langkah-langkah yang akan diambil. Tetapkan tujuan, tanggal, dan sertakan daftar kontak utama untuk membantu mencapai tujuan.

4. Jaga agar ide tetap sederhana. Banyak perusahaan yang memulai start up dan berhasil, sebab sebagian karena dibangun di atas ide-ide sederhana, praktis, dan menarik sehingga mudah memikat konsumen.

5. Jadilah orisinal. Jika memiliki ide bagus, kemungkinan besar akan ada banyak orang lain akan meniru ide kita. Ini seharusnya tidak membuat putus asa. Sebaliknya, kunci keunggulan adalah menerapkannya dengan baik, bahkan lebih baik dari para pesaing.

6. Belajar dari kesalahan. Dalam bisnis apapun, kesalahan sering kali memberikan pelajaran terbaik. Jadi bersiaplah untuk pulih dengan cepat dari kegagalan dan lanjutkan dengan kekuatan yang lebih besar dalam pengembangan bisnismu.

7. Berinovasi. Menemukan pasar baru adalah utopia. Jadi ingat, apa pun yang dilakukan, pasti sudah ada yang pernah mencobanya. Selain itu, pasti akan bertemu dengan perusahaan-perusahaan besar yang memiliki domain tersebut.

Oleh karena itu, teruslah berusaha untuk menemukan peluang di mana pun, lalu lakukan sesuatu yang lebih baik dari apa yang sudah dilakukan orang lain. Ingatlah bahwa Michael Dell yang berusia 16 tahun, bermimpi menjadi pesaing IBM, yang pada saat itu merupakan perusahaan senilai 650 juta dolar AS.

Saat ini, Dell Computer Corporation adalah perusahaan komputer dengan penjualan nomor satu dunia.

8. Buat tim yang solid. Nilai sebuah ide, sama besarnya dengan kemampuan tim yang mengembangkannya. Harus memiliki keyakinan dalam tim dan keinginan untuk mencapai tujuan bersama.

9. Buat model bisnis. Jika sudah memiliki ide dan tim, sekarang sesuaikan semuanya secara strategis ke dalam model yang memungkinkan untuk mencapai apa yang diinginkan. Termasuk menarik perhatian investor besar yang mampu mengubah start up kamu menjadi bisnis besar.

10. Modal terbesar adalah diri sendiri. Memulai bisnis dengan modal besar di saku adalah impian setiap pengusaha serta mendapatkan dukungan tanpa syarat dari pemerintah bisa jadi hanya sebuah impian. Maka, mulailah dengan apa yang dimiliki, sebuah impian besar, kemampuan yang dimiliki, ide-ide inovatif, waktu dan energi.

Kumpulkan beberapa rupiah untuk membeli beberapa perangkat keras, membayar hosting, menginvestasikan waktu pemrograman, atau sumber daya lain yang sesuai dengan ide start up kamu.

Hemat setiap rupiah, ingatlah bahwa banyak perusahaan, seperti Google, Ebay, Amazon, dan Yahoo, memulai bisnisnya dari garasi mereka sendiri.

11. Tumbuh perlahan. Tumbuhlah secara bertahap, luangkan waktu untuk menyempurnakan konsep bisnis dan terus melakukan penyesuaian untuk membuatnya lebih baik. Mencoba lari dari kenyataan hanya menyebabkan frustrasi. Ingat, semua hal baik diperoleh secara bertahap, datang selangkah demi selangkah.

Demikian 11 langkah awal membangun start up. Delapan puluh persen di awal, terdiri dari mendedikasikan waktu dan banyak jam kerja. (*)

Editor: Darmawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *