Sel. Mei 24th, 2022
KCD Pendidikan Bireuen Ajak Siswa Cium Pipi Ibu dan Ayah sebelum Berangkat ke Sekolah

ACEHSIANA.COM, Bireuen – Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah Kabupaten Bireuen, Abdul Hamid SPd MPd mengajak 820 siwa SMKN 1 Peusangan untuk mencium pipi Ayah dan Ibu sebelum dan saat pulang dari sekolah. Ajakan tersebut disampaikan Hamid saat memberi motivasi kepada siswa dan guru di SMKN 1 Peusangan pada Senin (31/1).

Menurut Hamid, kesuksesan berawal dari keinginan untuk merubah nasib. Awal dari niat ini, lanjut Hamid, akan berusaha dengan giat untuk belajar dan disiplin bersekolah.

“Rendah hati merupakan sikap yang mudah diterima orang lain dalam bergaul. Bergaul dengan banyak orang akan banyak ilmu dan informasi yang didapat. Kesuksesan seseorang sangat dipengaruhi oleh pergaulan yang dilakukan orang tersebut,” ujar Hamid.

Dikatakan Hamid bahwa cara yang paling mudah diterima untuk bergaul adalah menyapa atau memberi salam kepada setiap orang yang kita jumpai. Bersikap rendah hati dan tidak egois syarat utama diterima dalam komunitas.

“Biasakan mencium pipi ibu dan ayah setiap mau kesekolah dan saat pulang sekolah. Ini tampilan awal menghargai dan minta doa restu kedua orang tua. Lakukan setiap hati agar orang tua bangga pada Anda. Kebahagiaan mereka dikarenakan sikap Anda merupakan doa untuk Anda,” sebut mantan KCD Pendidikan Wilayah Kota Sabang tersebut.

Guru SMKN 1 Peusangan, Yusniar yang merupakan salah seorang guru penggerak mengaku bahwa KCD Pendidikan Bireuen mendorong mereka untuk saatnya bergerak mewujudkan pembelajaran yang berdampak pada murid. Sebuah kesuksesan itu bukan hasil  dari diri sendiri namun berkat kerjasama, gotong royong dan kolaborasi, semua harus berkontribusi maksimal untuk mendapatkan output yang diharapkan.

Yusniar menaruh harapan agar mereka dapat mewujudkan budaya sekolah yang semakin religius, jujur, disiplin, tidak sombong, semakin saling menghargai, percaya diri, sehingga terbentuk peserta didik yang cerdas, terampil, berkarakter, produktif, kreatif,inovatif,efektif dan mau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan berprestasi.

“Terima kasih banyak kepada Bapak Muhammad Yusuf semua yang bapak tinggalkan pasti membekas pada kami, kepribadian yang baik, berani, menginpirasi, cerdas dalam bertindak, tepat mengambil solusi dan sangat berwibawa. tetaplah menjadi orang tua kami dimanapun berada,” kata Yusniar. (*)

Editor: Darmawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *