Sel. Mei 24th, 2022
Tingkatkan Mutu, Direktur Poltas Silaturahmi dengan BAN PT

ACEHSIANA.COM, Jakarta – Guna meningkatkan mutu penyelenggaraan dan rencana pengembangan kampus Politeknik Aceh Selatan (Poltas), Direktur Poltas bersilaturahmi dengan Direktur Dewan Eksekutif Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT), Prof Dr Ir Ari Purbayanto MSc. Silaturahmi tersebut dilakukan Direktur Poltas, Dr Muhammad Yasar STP MSc pada Sabtu (29/1) di di Bogor, Jawa Barat.

Menurut Yasar, pertemuan yang berlangsung selama tiga jam tersebut dimanfaatkan untuk berkonsultasi dan berdiskusi banyak hal terkait peningkatan mutu penyelenggaraan Perguruan Tinggi (PT) serta rencana pengembangan kampus Poltas.

Yasar dalam kesempatan tersebut turut menyuarakan keluhan yang banyak diresahkan para pengelola PT terkait adanya peralihan pembebanan biaya pelaksanaan akreditasi program studi dari yang sebelumnya ditanggung negara melalui BAN PT menjadi tanggungjawab masing-masing PT. Hal ini, sebut Yasar, terjadi pasca peralihan akreditasi program studi dari BAN PT ke Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM).

“Kita meminta agar kebijakan ini dapat ditinjau kembali karena berpotensi kontradiksi dengan substansi upaya perbaikan dan peningkatan mutu penyelenggaraan PT itu sendiri. Idealnya anggaran yang dimiliki oleh PT dapat lebih dioptimalkan untuk pemenuhan kebutuhan dasar peningkatan mutu, bukan untuk membiayai proses akreditasinya. Disinilah sebetulnya peran pemerintah dalam membina,” ujar Yasar.

Dikatakan Yasar bahwa hal tersebut merupakan masalah besar terutama bagi kampus-kampus yang memiliki jumlah mahasiswa yang relatif tidak begitu banyak. Bukan tidak mungkin, lanjut Yasar, jika ini dipaksakan justru peran membina yang dilakukan pemerintah dapat beralih ke membinasakan.

Direktur Dewan Eksekutif BAN PT, Ari menjelaskan bahwa peralihan ke LAM  ini merupakan amanah dari Undang Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi sebagai upaya penjaminan mutu perguruan tinggi dan program studi di Indonesia.

Terkait keluhan tersebut, Ari yang juga mantan Atase Pendidikan KBRI Kuala Lumpur tersebut mengatakan bahwa Ditjen Pendidikan Tinggi melalui Direktorat Kelembagaan sedang mengupayakan mekanisme yang tidak memberatkan PT seperti kemungkinan adanya program kompensasi bagi PT yang akan mengusulkan akreditasi program studi ke LAM.

“BAN PT saat ini berupaya untuk memberikan pelayanan yang lebih memudahkan sesuai amanah undang-undang,” tutur Ari. (*)

Editor: Darmawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *