Sen. Mei 23rd, 2022

ACEHSIANA.COM – Sinabang – Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Sinabang, menggelar kegiatan sosialisasi Guru Penggerak, yang berlangsung pada hari Jumat 31 Desember 2021 di Sinabang.

Kegiatan tersebut diadakan sehubungan sekolah tersebut terpilih menjadi Sekolah Penggerak tingkat SMA di Kabupaten Simeulue, sesuai dengan Surat Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan,
Nomor : 0352/B2/GT.03.15/2021, tanggal 8 Desember 2021.
Tentang Pemberitahuan Hasil Seleksi Tahap Ke -2 Kepala Sekolah Calon Pelaksana Program Sekolah Penggerak Anggkatan II.

Kepala SMAN 2 Sinabang, Winda Safitri, SPd MSi, mengatakan kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan dalam rangka mempersiapkan guru-guru untuk tercapainya program Sekolah Penggerak di SMAN 2 Sinabang. Dalam kegiatan sosialisasi ini pihak sekolah menghadirkan Narasumber yang sudah lulus sebagai Guru Penggerak, yakni Surya Darma, SPd – Guru SMPN 1 Bubon – Aceh Barat, sebelumnya guru di SMAN 2 Sinabang.

” Mengingat SMA Negeri 2 Sinabang, terpilih menjadi salah satu sekolah penggerak tingkat SMA di Kabupaten Simeulue, maka untuk suksesnya sebagai sekolah penggerak, lebih awal kita bekali guru – guru dengan berbagai kesiapan administrasi calon guru penggerak, pendaftaran untuk menjadi guru penggerak ini di mulai 15 Januari 2022 yang akan datang, harapan kita semoga guru-guru di SMAN 2 Sinabang bisa lulus menjadi guru penggerak nantinya” tutur Winda Safitri.

Winda Safitri, menambahkan, untuk mebekali kemampuan Guru- guru sehingga bisa lulus sebagai Guru Penggerak, pihaknya menghadirkan Narasumber berpengalaman sebagai Guru Penggerak, yakni Surya Darma, SPd – Guru penggerak di SMPN 1 Bubon – Aceh Barat, yang sebelumnya guru Matematika pada SMAN 2 Sinabang. peserta dalam kegiatan tersebut seluruh tenaga pengajar SMA negeri 2 Sinabang.

Sementara itu, Pengawas pembina Alex Arao, SPd dalam sambutannya mengatakan pihaknya, sangat mengapresiasi kegiatan yang diadakan oleh sekolah penggerak untuk membekali dan membantu proses pendaftaran bagi calon guru penggerak, serta berharap kepada seluruh guru yang menjadi peserta sosialisasi tersebut, untuk dapat mengikuti kegiatan sosialisasi Guru Penggerak tersebut dengan baik, sebab apabila lulus menjadi guru penggerak tugasnya semakin berat. harap Alex Arao, Jumat (31/12) di Sinabang. [*]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *