Jum. Jan 21st, 2022

ACEHSIANA.COM – Banda Aceh – Berdasarkan Evaluasi Kinerja Pusat Riset (EKTPR) dari LPPM Universitas Syiah Kuala terhadap 30 pusat riset di USK, 4 diantaranya kategori A, yaitu Pusat Riset Atsiri (Nilam), Pusat Riset STEM, Pusat Riset dan Pengembangan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI), dan Pusat Riset Lingkungan Hidup.

Aspek penilaian mengacu pada rubrik Pusat Unggulan Ipteks (PUI) Kemenristekdikti, yaitu tata kelola, Academic Excellent, dan Komersialisiasi, ujar Taufik Fuadi Abidin, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) USK.

PRP-PMRI Universitas Syiah Kuala aktif melaksanakan kegiatan untuk mengembangkan ide-ide pembelajaran matematika yang mendorong siswa untuk aktif dan kreatif serta berkarakter dalam menyelesaikan masalah matematika yang menantang (challenging problem) yang memanfaatkan berbagai konteks, sehingga kecakapan abad 21 siswa bisa dikembangkan. Rahmah Johar sebagai Kepala PRP-PMRI, sambung Rahmah Johar sebagai Kepala PRP-PMRI.

Kegiatan yang dilakukan oleh PRP-PMRI antara lain menjalin kerjasama dengan institusi baik dalam lingkup lokal (provinsi Aceh), nasional, maupun internasional; melaksanakan penelitian dan publikasi, melaksanakan webinar/workshop, menulis buku, mengembangkan bahan ajar yang inovatif dengan mengakomodir konteks lokal dan memanfaatkan teknologi, melaksanakan pameran, menjadi keynote speaker/invited speaker, menjadi tim perumus kebijakan nasional, menerima mahasiswa magang dalam rangkan Merdeka Belajar Kampus Merdeka, dan pameran, serta terlibat dalam Program Organisasi Penggerak (POP) yang dilaksanakan oleh YPMIPA.

Rahmah menambahkan, informasi lebih jelas tentang PRP-PMRI dapat dilihat pada http://prp-pmri.unsyiah.ac.id/
Rektor Universitas Syiah Kuala menyerahkan piagam dan plakat pada acara Penganugerah Kasim Arifin Award dan Pengumuman Evaluasi Kinerja Tahunan Pusat Riset USK 2021. Rektor berharap, semoga kita bisa belajar, terutama generasi muda dari perjuangan dan pengabdian serta keikhlasannya dalam menyelamatkan lingkungan.

Kemudian Bapak Rektor Juga Berpesan ke depan, agar semua Pusat Riset di Kampus USK berkategori A. Bagi Pusat Riset yang berkategori A dan B akan mendapatkan dana hibah penelitian untuk pengembangkan pusat risetnya. Diharapkan para ilmuwan USK Membuka pusat-pusat riset baru yang dibutuhkan oleh masyarakat.
Rahmah menyampaikan terimakasih kepada tim Pusat Riset PMRI beserta Bapak/Ibu yang telah mensuport kegiatan, semoga pendidikan Aceh semakin meningkat. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *