Kam. Mei 26th, 2022

Upaya bersinerji dan berkolaborasi untuk perkembangan dunia pendidikan khususnya di Kota Lhokseumawe dilaksanakan segenap Pengurus Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Lhokseumawe, dengan berkunjung dan bersilaturahmi ke Dinas Pendidikan Kota Lhokseumawe Jumat, 5 Nopember 2021 lalu. Kegiatan silaturahmi dan diskusi ini disambut langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe, Drs. Ibrahim A. Rahman, M.Pd bersama Sekretaris Dinas beserta Kabid GTK diruang kerjanya. Dalam diskusi ini, segenap Pengurus IGI Kota Lhokseumawe yang dipimpin langsung Ketua IGI, Faisal, ST.,M.Sc.Gr memaparkan kondisi dunia pendidikan di masa pandemic covid dan permasalahannya khususnya tentang perkembangan kompetensi guru yang dinilai perlu pembenahan dan penguatan, terutama kemampuan menguasai IPTEK di era digital ini. Drs. Ibrahim A. Rahman, M.Pd mengapresiasikan gerakan IGI yang terus peduli dan melakukan program-program yang pro terhadap penguatan kompetensi guru, dimana hal ini kurang dimiliki oleh wadah organisasi profesi guru yang telah ada sebelumnya. Lanjutnya, untuk semakin baiknya kinerja wadah organisasi IGI ini, agar tidak ikut latah memberikan narasi-narasi yang kadangkala tidak memiliki kevalidan data khususnya di masa isu pandemic ini, juga tentang permasalahan-permasalahan guru lainnya, karena sebagaimana pengalaman di beberapa organisasi guru lainnya yang telah ada pernah memberikan statement yang bias dan kurang valid data, sehingga mempengaruhi professionalisme organisasi bahkan cenderung berkesan provokatif.

Menyikapi arahan kepala Dinas Pendidikan Kota Lhokseumawe ini, ketua IGI Kota Lhokseumawe menyampaikan jika organisasinya walaupun memiliki bidang advokasi guru, namun cenderung terfokus pada program pengembangan kualitas kompetensi guru khususnya di era digital ini agar melek teknologi dan lebih literatif. IGI tidak ikut terprovosi dengan isu-isu yang tidak mengarah kepada peningkatan kapasitas kompetensi guru, karena perkembangan dunia pendidikan Lhokseumawe bisa maju dan tetap berada pada level atas di Aceh khususnya, maka 4 kompetensi guru harus terus diasah dan ditingkatkan agar dapat berdampak pada kualitas anak didik, sekolah dan daerah.

Dalam kegiatan diskusi ini, Ketua IGI Kota Lhokseumawe memberi kesempatan kepada pengurus lainnya untuk memaparkan program sinergi dan kolaborasi dengan pihak Dinas Pendidikan Kota Lhokseumawe, seperti disampaikan oleh Ketua Bidang Penelitian IPTEK, Semiloka dan Publikasi Karya Guru, Nora Viviani, ST, agar untuk lancarkan kegiatan penguatan kompetensi guru, sekiranya Dinas Pendidikan Kota Lhokseumawe dapat menfasilitas ruang virtual untuk kegiatan pelatihan cara webinar (Daring) sehingga dapat menampung peserta belajar yang lebih banyak, hal ini berdasarkan pengalaman pelaksanaan webinar sosialisasi Program Guru Penggerak beberapa waktu lalu, dimana peserta yang mendaftar lebih dari 300 guru, namun yang tertampung dalam ruang virtual hanya sekitar 100an guru, hal ini perlu kerjasama dengan pihak Dinas Pendidikan Kota Lhokseumawe kedepannya, agar kegiatan serupa dapat difasilitasi ruang virtual premium yang dapat menampung peserta yang lebih banyak dan waktu lebih panjang, kemudian agar diberi wadah untuk penerbitan karya tulis guru.

Selanjutnya, Pengurus IGI Kota Lhokseumawe mengharapkan agar dapat diikutkan dalam diskusi maupun perancangan program pendidikan yang direncanakan pihak Dinas Pendidikan Kota Lhokseumawe. Termasuk melibatkan guru-guru yang kompeten dan memiliki pengalaman atau prestasi dalam IGI Kota Lhokseumawe sebagai tim penilai pada even lomba kompetensi guru di tingkat Kota Lhokseumawe serta menjadi tutor atau instruktur pada setiap kegiatan penguatan kompetensi guru. Karena disampaikan oleh Ketua IGI Kota Lhokseumawe, guru-guru IGI Kota Lhokseumawe adalah guru yang kompeten dan memiliki qualifikasi tingkat nasional bahkan internasional, sehingga tidak kalah dengan instruktur yang didatangkan dari luar daerah. Menyikapi maksud dan harapan Pengurus IGI Kota Lhokseumawe,

Kabid GTK Dinas Pendidikan Kota Lhokseumawe, Malik, S.Pd, sangat menyambut baik dan menjadi catatan jika nantinya  pencanangan program pendidikan pada Dinas akan melibatkan IGI Kota Lhokseumawe dan masukan program yang disampaikan Pengurus IGI pada kesempatan ini menjadi suatu masukan sangat baik dan bisa ditindaklanjuti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *