Sel. Nov 30th, 2021

ACEHSIANA.COM, – Banda Aceh – Pakar dari 5 negara akan membahas nilam dan atsiri lainnya dalam *International Conference on Patchouli and Essential Oil Research and Innovation (IconPEORI)* pada 27-28 Oktober 2021 yang dilaksanakan oleh ARC-PUIPT Nilam Universitas Syiah Kuala.

Tampil sebagai keynote dan invited speaker dalam konferensi tersebut Prof. Miguel Elias dari Evora University, Portugal, Prof. Tohru Mitsunaga dari Gifu University, Japan, Prof. Ben Greatrex dari University of New England, Australia, Prof. Rina Sriwati dari ARC-PUIPT Nilam USK, Indonesia, Prof. Harlinda Kuspradini dari Universitas Mulawarman, Indonesia, Prof. Isa Telci dari Isparta University, Turki, Dr. Mohamad Rafi dari IPB University, Indonesia dan Dr.rer.nat. Khairan dari ARC-PUIPT Nilam USK, Indonesia.

Konferensi ini merupakan upaya Universitas Syiah Kuala (USK) melalui ARC-PUIPT Nilam untuk mendukung pengembangan riset dan inovasi terhadap nilam dan komoditi atsiri lainnya. Sehingga justifikasi ilmiah untuk proses industri atsiri dari hulu-ke hilir dapat diperkuat dan ditingkatkan. Indonesia adalah negara produsen ke-3 terbesar didunia untuk minyak atsiri seperti nilam, pala, sere wangi, kayu putih, gaharu, akar wangi, dan lain-lain. Bahkan untuk nilam Indonesia adalah produsen terbesar di dunia yang memasok 80-90% minyak nilam untuk market global.

_Chairman IconPEORI_ , Dr. Irfan Zikri menyampaikan puluhan paper ilmiah hasil riset akan dipresentasikan dalam konferensi ini yang diikuti dari berbagai kalangan baik akademisi maupun dunia industri. Sudah ratusan peserta mendaftar menjadi presenter dan peserta non presenter.

“Kami berharap IconPEORI dapat menjadi sarana komunikasi yang berharga bagi stake holders atsiri dunia dan Indonesia khususnya untuk Aceh” jelas Irfan, yang juga dosen Agribisnis USK.

“Kami berharap dosen dan mahasiswa dapat menggunakan kesempatan ini untuk ikut serta baik sebagai presenter maupun sebagai peserta non presenter. Belajar langsung dari pakar atsiri dunia” lanjut Irfan.

Salah seorang _keynote speaker_ yg juga merupakan pakar penyakit nilam dan Guru Besar USK, Prof. Rina Sriwati, menyambut gembira even ini. Menurutnya, hasil-hasil riset baik lokal, nasional dan internasional akan berkontribusi bagi peningkatan praktek baik di kalangan petani dan penyuling nilam khususnya di Aceh.

“Saya akan presentasikan hasil riset terkait penyakit nilam di Aceh, juga menguraikan pengalaman ARC dalam membantu petani untuk budidaya nilam” jelas Rina.

“Kita berharap dapat menerapkan konsep _sustainable farming_ nilam dengan _good agriculture practises_ berbasis riset untuk petani nilam kita”, pungkas Rina, yang juga merupakan Koordinator Program Doktor Ilmu Pertanian USK.

IconPEORI direncanakan
akan dibuka oleh Rektor USK, Prof. Samsul Rizal yang dihadiri oleh kalangan perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha dan masyarakat umum. Konferensi internasional ini mengambil tema _Research and Innovation in Improving the Quality of Patchouli and Essential Oil Products in A Post-pandemic World, dengan topik Basic and applied research on aromatic plants, Essential oils processing and product quality, Application and uses of essential oils, Sustainable agriculture research and education of essential oil, Environmental aspects related to essential oil processing, Energy production and its derivatives, Waste treatment in essentials oil production, Sustainability in Essentials oil dan Sustainable agriculture._

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *