Sel. Nov 30th, 2021

ACEHSIANA-SABANG, Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Asesmen Nasional Jenjang SD sederajat, Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kota Sabang membekali Proktor di jenjang SD dalam pengelolaan Aplikasi Proktor dan Asesmen Nasional Berbasis Komputer Tahun 2021 yang dilaksanakan dari tanggal 18 s.d 19 Oktober 2021 di Aula Hotel Nagoya In Kota Sabang.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh 25 peserta Proktor dan teknisi yang berasal dari sejumlah Sekolah Dasar Se-Kota Sabang.

Kabid Pembinaan Dasar Bapak Supriadi, S. Pd dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa dengan adanya Pelatihan Protor ini diharapkan agar ANBK tingkat SD bisa berjalan dengan baik.

“Saya berharap dengan adanya pelatihan Protor ANBK jenjang SD ini, ANBK di SD bisa berjalan dengan lancar dan sukses sebagaimana jenjang SMP, karena kita tau bahwa ini hal yang baru bagi murid SD. ANBK ini diselenggarakan di seluruh sekolah yang sudah menyiapkan kelengkapan sarana dan prasana mulai dari komputer, jaringan, SDM, pelatihan untuk siswa, guru dan sebagainya. Kesiapan masing-masing sekolah dilakukan sesuai dengan kemampuan dan kondisi sekolah tersebut, bahkan jika ada sekolah yang belum mampu bisa menginduk ke sekolah yang sudah mampu misal dari segi fasilitas lab komputer,” jelas Supriadi

Menurutnya, program ANBK tidak akan mengevaluasi capaian murid secara individu, tetapi mengevaluasi dan memetakan sistem pendidikan berupa input, proses, dan hasil. Oleh karena itu, Proktor inilah yang menjadi kunci teknis untuk mensukseskan penyelenggaraan ANBK dalam mensimulasikan kepada peserta calon ANBK di masing-masing sekolah sehingga pada pelaksanaan ANBK nantinya terkhusus kepada siswa melalui Proktor Sekolah mereka bisa lebih siap. Ia menyebutkan, untuk pelaksanaan ANBK tingkat SD sederajat akan digelar pada 8-11 November 2021. Nantinya pada ANBK Tahun 2021, responden murid akan dipilih secara acak dengan jumlah maksimal 25-30 orang murid untuk tingkat SD/MI, ditambah 5 orang cadangan (bagi kelas yang mencukupi).

“ANBK itu penting untuk mengetahui dari pemetaan sekolah untuk semakin ditingkatkan, karena berbasis komputer, tentunya sekolah harus mempersiapkan infrastruktur nya dimana dalam ANBK tingkat SD dilaksanakan 2 sesi gelombang yang di dalamnya anak-anak mengerjakan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), sedangkan guru dan Kepala Sekolahnya mengerjakan survei lingkungan belajar. Sehingga, kami memfasilitasi sosialisasi Kepada Sekolah melalui masing-masing proktor yang sudah ditugaskan masing-masing sekolah. Ke depan profil sekolah harapannya menjadi acuan peningkatan pembelajaran,”tandasnya.

Adapun narasumber dalam pelatihan ini terdiri dari Kasi Kurikulum dan Peserta Didik Disdikbud Kota sabang Bapak Edi Saputra S, Pd, Nisful Munadi, S. Pd dan Gery Perdana masing-masing berasal dari OP SMP Negeri 1 Sabang dan SMP Negeri 2 Sabang.

Laporan : Enzuharisman, S. Pd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *