Rab. Okt 27th, 2021
Langkah Tegas dan Cepat Kadisdik Aceh terhadap Vaksinasi Anak Sekolah

ACEHSIANA.COM, Banda Aceh – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, dr Taqwallah MKes dan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik), Drs Alhudri MM, secara tegas dan cepat merespon kunjungan khusus Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi) yang meninjau kegiatan vaksinasi bagi masyarakat secara door to door dan vaksinasi bagi pelajar dan santri di Aceh pada hari Kamis 16 September 2021.

Hal itu terlihat saat Taqwallah dan Alhudri pada hari yang sama melakukan kunjungan lapangan guna memantau vaksinasi siswa pada 17 Kabupaten/Kota. Ke-17 daerah yang dikunjungi adalah Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Subulussalam, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Aceh Tengah, Bener Meriah, Bireun, Lhokseumawe, Aceh Tamiang, Langsa, Aceh Timur, Aceh Utara, Pidie Jaya, Pidie dalam kurun waktu 9 hari, pada tanggal 16 – 24 September 2021.

Kadisdik Aceh, Alhudri, menyadari bahwa banyak hambatan dalam Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di Aceh selama pandemi. Oleh karena itu, kata Alhudri, kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas dapat menjadi opsi dalam meningkatkan efektifitas proses pembelajaran.

“Namun melaksanakan PTM terbatas saat PKKM Darurat terdapat 7 syarat mengacu pada SKB 4 Menteri, yaitu guru, tenaga kependidikan, dan siswa wajib segera melaksanakan vaksinasi secara menyeluruh dan merata. Selain itu tetap protokol Kesehatan 5M harus diterapkan di lingkungan sekolah,” ujar Alhudri.

Sementara itu Penasehat Khusus (Pensus) Gubernur Aceh bidang Pendidikan, Fauzan Azima, menerangkan bahwa langkah tegas yang dilakukan Kadisdik Aceh sebagai bentuk tanggung jawab terhadap warga sekolah.

“Bukan hanya sebagai bentuk respon dari kunjungan oleh Presiden Republik Indonesia saja, kunjungan dan pantauan secara langsung ini sebagai bentuk tanggung jawab pemimpin yang tegas dan bentuk perhatian yang besar dari Kadisdik Aceh terhadap seluruh warga sekolah dalam naungannya di Aceh,” ungkap Fauzan kepada acehsiana.com pada Senin (20/9).

Lebih lanjut Fauzan mengaharapkan agar seluruh pihak terkait dalam lingkup kerja Dinas Pendidikan Acehagar  dapat bersinergi demi satu tujuan utama yaitu melaksanakan vaksinasi yang merupakan salah satu kunci untuk menghambat penyebaran Covid-19 dan dilaksanakannya PTM Terbatas di lingkup Pendidikan Aceh. (*)

Kontributor: Istiarsyah

Editor: Darmawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *