Rab. Okt 27th, 2021

ACEHSIANA.COM – Sabang – Sebanyak 125 Peserta mengikuti Tes Uji Kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Guru di Sabang.

Hari ini hari ke 3 tes P3K berjalan normal, memang hari ini ada 1 orang reaktif covid sehingga gagal ikut tes kat Haikal sebagai Proktor Utama pada kegiatan ini.

Lanjut Haikal, pada hari pertama sesi pertama ada 2 orang tidak ikut, sesi kedua 4 orang. Pada hari kedua sesi pertama 2 orang, di sesi kedua hari kedua hadir semua. Sementara di hari terakhir Rabu 15/9/2021 sesi pertama satu sesi, tidak hadir 4 orang dan satu orang reaktif cobid.

Ketika awak media tanya, bagaimana dengan peserta yang tidak hadir, Haikal menyampaikan ” Mereka yang tidak hadir dengan alasan yang jelas akan diberi kesempatan ikut di susulan pada Sabtu 18/9/2021. Yang sudah melapor baru 4 orang sementara yang lain Sampai berita ini dinaikan belum ada laporan atas ketidakhadirannya.

Sementara yang reaktif covid, kami minta jumat nanti untuk di Rapid Tes atau swab, bila hasilnya negatif akan diperbolehkan ikut tes susulan.

Sebanyak 125 peserta mengikuti Tes Uji Kompetensi Pegawai Pemerintah dengan perjanjian Kerja (PPPK) tenaga Guru di Sabang Hingga Rabu. Sementara dalam sehari ada 2 sift diikuti peserta yakni mulai pukul 07.00 Wib peserta sudah hadir di lokasi ujian dengan serangkaian administrasi mulai dari pemeriksaan suhu tubuh, pemeriksaan dokumen covid, masuk ke ruang tunggu.

Di ruang tunggu, peserta melakukan registrasi, pemeriksaan identitas, penitipan barang dan mendengar penjelasan dari panitia.

Pukul 07.40 sampai pukul 08.00 wib, peserta masuk ke ruang ujian melakukan body checking, peserta masuk ruangan ujian, penandatanganan daftar hadir, pembagian kartu login, pembacaan tata tertib.

Pukul 08.00 sampai 10.50 wib peserta mulai mengerjakan ujian, dimulai dengan materi Manajerial dan sosial kultural 40menit, wawancara 10menit dan kompetensi teknis 120menit.

Dalam tes PPPK yang berlangsung di SMKN Sabang itu hanya dipergunakan 1 ruangan dan hanya pihak yang terkait yang diizinkan masuk.

Kacabdin wilayah Sabang Abdul Hamid sejak hari pertama berada di lokasi tes memberi keterangan, ” Kami selalu memantau perkembangan dari menit ke menit agar tes ini benar benar sesuai ketentuan yang berlaku”

Lebih lanjut jelas Hamid, setiap perkembangan akan dilaporkan ke Panitia Provinsi, dalam hal ini Plt Kabid GTK pak Muksalmina. Kami kacabdin diperintahkan harus selalu ada di lokasi.

Untuk peserta yang tidak hadir panitia tidak bisa melacak keberadaannya, karena tidak ada alamat di bad nama atau di daftar hadir dan kami sudah menerima laporan satu orang reaktif covid tidak kami perkenankan ikut ujian, kami arahkan untuk ikut ujian susulan saja dengan membawa bukti swab atau Rapid. Sementara yang lain baru 4 orang yang melaporkan tidak bisa hadir karena sakit dan salah dihati jadwal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *