Sel. Nov 30th, 2021

ACEHSIANA.COM, Bireuen – Bupati Kabupaten Bireuen memberikan penghargaan kepada sejumlah guru peduli pendidikan dan siswa berprestasi pada upacara bendera memperingati Hari Pendidikan Daerah (HARDIKDA) KE-62, di halaman pendopo setempat, Senin (06/09/2021).

Bupati Bireuen, Dr Muzakkar A Gani SH MSi, didampingi Sekda Ir Ibrahim Ahmad MSi dan Kadisdikbud Muhammad Al Muttaqin MPd memberikan penghargaan kepada masing-masing guru pengajar praktik sekolah penggerak.

Sebelas guru yang menerima penghargaan itu masing-masing, Yusmadi MPd (SD Negeri 12 Bireuen), M Nazir SPd I (SD Negeri 15 Juli), Basiran SAg MA (SMP Sukma Bangsa) Bireuen), Julaidar SPd (SMK Negwri 1 Gandapura), Mailiyana SPd (SD Negeri 4 Bireuen).

Selanjutnya Nisrana SPd (SD Negeri 3 Percontohan Peusangan), Irfan SPd (SMP Negwri 1 Kuala), Yusniar SPd MS (SMK Negeri 1 Peusangan), Radhiah SPd (SMK Negeri 1 Jeumpa) dan Agustina Endah Ekawaty SPd MPd.

Seterusnya Siswa berprestasi yang diberikan beasiswa, Al Izzah Raihanna (Pesantren Terpadu Al Muslim), Elvia Miranda (SD Negeri 13eusangan), Tazkiyatun Nufus (SD Negeri 3 Makmur), Bunga Felychia (SD IT Al.Fatih) dan Najla Naqiyya Farza (SD Negeri 1 Bireuen).

Seusai menyerahkan anugerah bagi guru penggerak peduli pendidikan dan siswa berprestasi, Muzakkar A Gani mengatakan, pemberian penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi pemerintah atas dedikasi dan perhatiannya untuk memajukan program pendidikan di Kabupaten Bireuen.

“Kami mengajak kepala sekolah dan guru untuk terus meningkatkan tata kelola pendidikan, profesionalitas dan pemanfaatan digital secara baik dan maksimal. Hal ini penting untuk menghadapi tantangan revolusi Industri 4.0,” ucap Muzakkar.

Kadisdikbud Kabupaten Bireuen, Muhammad Al Muttaqin MPd melalui Surya Harun M.Pd selaku Kabid Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan, memberi apresiasi kepada pengajar praktik yg sudah berjalan selama satu bulan berjalan dalam mendampingi guru-guru penggerak.

“Selama delapan bulan kedepan dengan harapan proses pembelajaran dan pendampingan berjalan lancar serta tercapai tujuan yang diharapkan oleh Kemdikbud Ristek RI,” kata Surya Harun.

Dikatakannya, program pendidikan guru penggerak adalah program Kdikbud Ristek untuk mempersiapkan pempimpin pembelajaran masa depan. Salah satunya pengajar praktik yang diikuti 5600 seluruh guru seluruh Indonesia. (*)

Kontributor: Muhamma Al-Kumbangi

Editor: Baihaki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *