Jum. Sep 24th, 2021

Acehsiana.com. Banda Aceh – Ketua Koperasi Produsen Petani Nilam Sawang Aceh Selatan, Syamsul Fitri, S.Pd menyampaikan bahwa kehadiran Atsiri Research Center Universitas Syiah Kuala (ARC-USK) telah menyebabkan harga minyak nilam di tingkat petani stabil dalam 3 tahun terakhir.

Kemampuan ARC membeli minyak nilam dari masyarakat dengan harga yang baik, memurnikannya dan memproduksi berbagai produk turunan, telah menciptakan ekosistem tata niaga yang berkeadilan dan stabil serta menguntungkan semua pihak dari tingkat petani, penyuling, pengumpul hingga eksportir.

“Salam hormat dan terima kasih kami para petani nilam Sawang kepada ARC-USK atas kerja keras dan perjuangan tiada henti untuk membela petani nilam khususnya di Aceh. Belum pernah sebelumnya harga minyak nilam bisa stabil untuk waktu yang lama” ujar Syamsul, yang saat ini memimpin 475 anggota koperasi Nilam Sawang.

“Sekarang kalau minyak nilam kami dibeli dengan harga rendah, kami bisa menjual ke ARC. ARC mampu membeli karena memiliki kemampuan untuk memprosesnya lebih lanjut menjadi produk turunan yang bernilai ekonomi tinggi seperti parfum, hand sanitizer, lotion, aromanterapi dll”, lanjut Syamsul.

“Karena kestabilan harga ini, maka petani dan penyuling nilam di Sawang semakin bersemangat. Saat ini ada 350 Ha potensi lahan yang siap dikembangkan, dan 60 Ha diantaranya telah digarap secara mandiri oleh masyarakat. Dulu kami hanya ada 6 ketel penyulingan, sekarang sudah ada 15 ketel penyulingan. Kami berharap, semangat masyarakat ini mendapat perhatian dan dukungan dari pemerintah”, tutup Syamsul.

Syamsul sudah mengunjungi dan berkomunikasi dengan ARC sejak 2019. Dan hari ini (23/07/2021) kembali mengunjungi ARC dan bertemu langsung dengan Kepala ARC Syaifullah Muhammad untuk menjajaki kemungkinan berbagai program pengembangan nilam khususnya di Sawang Aceh Selatan. ARC berencana untuk mengunjungi Sawang dan melakukan berbagai pendampingan dan pelatihan hingga pengembangan produk turunan untuk masyarakat .

ARC adalah Pusat Unggulan Iptek (PUI) Nilam Aceh Universitas Syiah Kuala yang didedikasikan untuk membantu industri nilam khususnya di Aceh dengan berbagai inovasi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi. Sebagai Center of Execellent Nilam di Indonesia, ARC-USK telah melakukan banyak inovasi dari hulu ke hilir sehingga memberi nilai tambah bagi ekonomi lokal serta benkontribusi untuk pembentukan ekosistem bisnis baru (blue ocean) yang menguntungkan untuk berbagai pihak.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *