Kam. Des 2nd, 2021

SABANG-Dalam rangka meningkatkan pemahamaan ilmu keagamaan dan membrantas aliran sesat dan menyimpang, SMP Negeri 2 Sabang melakukan penandatangan kerjasama (MOU) dengan lembaga keagamaan Tasauf, Tauhid, dan Fiqah (TASTAFI) Kota Sabang bertempat di Aula SMP Negeri 2 Sabang, (Kamis, 15/7/2021)

Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Sabang ibu Desiana, S. Pd, M. Pd, Kasie Kurikulum dan Peserta Didik Edi Saputra, S. Pd, Pengawas Disdik Ibu Syarifah Nur, S. Pd, Ketua TASAFI Kota Sabang Tengku H. Nazaruddin, S. Pd.I, Pengurus Komite SMP Negeri 2 Sabang dan orang tua siswa kelas VIII.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Sabang Desiana, S. Pd, M. Pd dalam sambutannya mengatakan bahwa kerja sama sekolah dengan lembaga keagamaan seperti ini perlu diapresiasi dan didorong, karena sangat mempengaruhi peningkatan prestasi dan karakter pribadi siswa.

“Saya berharap agar Wali Murid dan Komite Sekolah untuk mendukung penuh program ini. Program ini sangat penting, selain akan meningkatkan pengetahuan keagamaan siswa, sekaligus akan mengubah karakter, sikap, dan ahklak siswa kearah yang lebih baik”, Pungkasnya.

Sementara itu Kepala SMP Negeri 2 Sabang Ruslan, S. Pd, kepada Acehsiana.com mengatakan bahwa kerjasama ini bertujuan untuk memperbaiki ahklak kepribadian siswa kearah yang lebih baik sesuai dengan ajaran islam yang sesungguhnya.

“Nantinya siswa akan dibekali dengan berbagai kedisiplinan ilmu keagamaan wajib seperti Tasauf, Tauhid, Fiqah, pembelajaran tahsin, dan tahfiz Qur’an minimal dua juz. Rencananya kegiatan ini akan dilaksanakan sepekan dua kali, yaitu pada hari senin dan selasa. Waktunya mulai jam 14.00 WIB sampai dengan 16.00 WIB. Jadi siswa pada hari itu tidak lagi pulang kerumah. Tapi mereka tetap tinggal disekolah. Sedangkan makan siang mereka diantar oleh masing-masing orang tua siswa. Untuk tahap pertama ini kami hanya melibatkan siswa kelas VIII saja, tapi kedepan kami akan melibatkan seluruh siswa. Mudah-mudahan dengan jalannya Program ini saya berharap akan tertunainya Fardhu ain bagi siswa”, Jelasnya.

Ruslan menambahkan, bahwa seluruh pemateri dari program ini berasal dari Lembaga TASAFI. Sedangkan para guru yang tunjuk sebagai panitia hanya sebagai pengarah dan pelaksana saja.

Laporan: Enzuharisman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *