Jum. Jan 21st, 2022

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Alhudri, bergerak cepat memeriksa oknum Kacabdis Aceh Tenggara yang diduga melakukan pungli terhadap kepala sekolah. Di depan tim yang memeriksa kasus ini, Kacabdis Sarpin membantah telah melakukan pungli.

Tim khusus yang dibentuk Kadisdik Aceh beranggotakan Kabid Pembinaan SMA dan PKLK Hamdani, Kabid Pembinaan SMK Azizah, Kabid Sarana dan Prasarana Bani, Kepala UPTD Balai Tekkomdik T. Fariyal, Penasihat Khusus, dan Tenaga Ahli Disdik. Tim diketuai langsung oleh Kadisdik Alhudri.

Di Aceh Tenggara berkembang isu bahwa dalam “persidangan” terhadap Sarpin sempat diputar tiga rekaman suara yang diduga merupakan percakapan kepala sekolah (kepsek) dengan Kacabdis Sarpin. Ketika hal ini dikofirmasi kepada Kacabdis, kata sumber ini, yang bersangkutan membantah bahwa suara yang ada dalam rekaman tersebut dirinya.

Sejauh mana kebenaran informasi ini, KABARAKTUAL belum berhasil mendapatkan konfirmasi dari Plt Kabid GTK Muksal yang hadir dalam rapat pemeriksaan Sarpin. Tanda contreng pesan yang dikirim media ini melalui aplikasi WhatsApp terlihat belum berubah biru pertanda belum dibaca oleh yang bersangkutan.

Tapi, sebelumnya, Muksal sudah membenarkan bahwa tim yang dipimpin Kadisdik sudah meminta klarifikasi dari Sarpin. Kata Muksal, Kacabdis Aceh Tenggara itu membantah pemberitaan yang menyebut dia melakukan pungli.

Muksal menambahkan, tidak cukup klarifikasi dari Sarpin, Disdik Aceh juga akan menurunkan tim guna meminta keterangan dari pihak-pihak yang dianggap mengetahui kebenaran informasi itu. “Untuk sementara kami sudah minta klarifikasi dari Kacabdin Agara. Untuk informasi itu, dia membantah kabar itu,” kata Muksalmina dilansir dari AJNN, Selasa (13/7/2021).

Sebelumnya merebak isu di Aceh Tenggara, bahwa oknum Kacabdis setempat melakukan pungli dalam rencana mutasi kepsek. Disebut-sebut, calon kepsek promosi diminta Rp 20 juta, sedangkan mereka yang sudah menjabat diminta setor Rp 15 juta.

Sarpin juga telah membantah tudingan itu kepada sejumlah media sejak pecan lalu. “Berita itu tidak benar. Saya sebagai Kacabdin tidak ada melakukan seperti apa yang diberitakan. Mohon maaf. Itu jawaban dari saya,” penjelasan tertulis Sarpin via WhatsApp, Jumat 9 Juli 2021 lalu.[]

Sumber : AJNN, Kabaraktual

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *