Rab. Jul 6th, 2022
Guru SMAN 7 Lhokseumawe Dilatih Pengembangan Soal Setara AKM

ACEHSIANA.COM, Lhokseumawe – Guru SMAN 7 Lhokseumawe dilatih pengembangan soal setara Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (5/7) di gedung SMAN 7 Lhokseumawe.

Kepala SMAN 7 Lhokseumawe, Drs Mukhtaruddin MPd, menjelaskan bahwa para guru sudah diberikan sosialisasi mengenai Asesmen Nasional (AN) pada bulan September 2020. Kali ini, tambah Mukhtaruddin, guru dilatih bagaimana mengembangkan soal setara AKM.

“Kegiatan ini merupakan pendalaman seputar AKM dimana AKM sendiri akan berlangsung pada September 2021. Para guru kita harapkan mampu Menyusun soal setara AKM yang akan digunakan dalam pembelajaran nantinya. Dengan demikian maka siswa akan terbiasa dengan soal-soal setara AKM,” ujar Mukhtaruddin.

Dikatakan Mukhtaruddin bahwa untuk mewujudkan hal tersebut, pihaknya mengundang langsung Fasilitator Direktorat SMA Kemdikbudristek, Jhon Abdi MPd, untuk melatih para guru.

“Sengaja kita undang Fasilitator dari Direktorat SMA agar informasi tentang AKM ini kita dapatkan langsung dari pihak pertama yaitu Kemdikbudristek. Dengan demikian informasi yang diterima guru tidak akan bias,” kata Mukhtaruddin.

Fasilitator Direktorat SMA, Jhon Abdi, dalam pemaparannya menegaskan bahwa AKM bukan hanya untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika saja. AKM, sebut Jhon Abdi, juga menjadi tanggung jawab semua guru.

Sebagaimana diketahui bahwa AN akan dilaksanakan pada bulan September 2021. Walaupun sekolah tidak perlu adanya persiapan yang berlebihan karena tidak berdampak pada program sekolah lainnya, tetapi AN untuk memetakan mutu pendidikan. AN bukan pengganti UN, tetapi lebih kepada mengukur  sekolah bukan individual siswa. AN mengukur AKM Literasi dan Numerasi, Survey Karakter, serta Survey Lingkungan Belajar. AN bukan hanya diikuti siswa saja, tetapi guru dan kepala sekolah juga diuji. Inilah salah satu alasan bahwa AN bukan pengganti UN. Asesmen Nasional sebagai pemetaan mutu Pendidikan, bidang mana yang lemah akan dibina dan ditingkatkan melalui program peningkatan mutu. AKM akan diuji pada 45 orang siswa kelas XI. (*)

Editor: Darmawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *