Sen. Jun 21st, 2021
Rencong Batu Made In Poltas Raih Juara I API Tahun 2021

ACEHSIANA.COM, Labuan Bajo – Rencong Batu Aceh Selatan made in Politeknik Aceh Selatan (Poltas) meraih juara I kategori cendera mata terpopuler dalam Anugerah Pesona Indonesia (API) tahun 2020. Selain rencong batu, Aceh Selatan juga berhasil mempersembahkan juara III pada Surfing Samadua kategori wisata air. Kepastian tersebut berdasarkan pengumuman panitia pada malam API tahun 2020 yang diselenggarakan di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penghargaan tersebut diterima secara langsung oleh Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran yang didampingi istri Ny Kailida SPdI di Labuan Bajo, NTT.

Berdasarkan rilis panitia, Rencong Batu mengalahkan Tenun Tanimbar dari Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dan Badak Kayu dari Kabupaten Pandeglang dalam tiga besar nasional. Sedangkan Surfing Samadua, harus mengakui keunggulan Island Hopping dari Kabupaten Flores Timur dan Bekarang dari Kabupaten Musi Banyuasin.

Penghargaan API Award 2020 tersebut diserahkan oleh Gubernur NTT, Viktor B. Laiskodat, selalu tuan rumah penyelenggara mewakili Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno yang hadir secara virtual. Acara penganugerahan ini sempat tertunda beberapa waktu yang lalu akibat bencana alam banjir bandang yang melanda NTT. Seharusnya pelaksanaan acara digelar pada 9 April 2021.

Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran menyatakan rasa bangganya atas keberhasilan dua nominator asal negeri pala ini. Pasalnya, sebut Tgk Amran, ini adalah kali pertama kabupaten yang terkenal dengan keindahan alam dan budayanya tersebut ikut serta pada ajang tahunan kementerian pariwisata ini dan langsung meraih juara.

“Terima kasih saya ucapkan kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya Provinsi Aceh dan Kabupaten Aceh Selatan yang telah dengan semangatnya mendukung kedua potensi wisata ini hingga meraih penghargaan Nasional. Semoga ini menjadi langkah kita bersama dalam memajukan pembangunan khususnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Aceh Selatan,” ujar Tgk Amran dari Labuan Bajo.

Direktur Poltas, Dr Muhammad Yasar STP MSc, menjelaskan bahwa Rencong Batu merupakan salah satu kerajinan tangan yang diproduksi oleh mahasiswa Poltas. Bahan baku utamanya, tambah Dr Yasar merupakan batu marmer berasal dari pengunungan yang terhampar  di sepanjang garis perbukitan di negeri tuan tapa ini.

“Keberhasilan Rencong Batu di ajang anugerah nasional ini akan menjadi stimulus terhadap pengembangan pariwisata sekaligus mendorong terbentuknya klaster ekonomi baru yang jika mampu digarap secara maksimal akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu Poltas sangat berharap agar pemerintah bersama masyarakat bisa bersinergi memanfaatkan peluang ini,” harap Dr Yasar. (*)

Editor: Darmawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *