Kam. Jun 24th, 2021
Sungai Kluet Meluap, Satu Rumah Hilang Terseret Arus

ACEHSIANA.COM, Kotafajar – Hujan deras yang melanda kawasan Kluet Raya sepanjang hari pada Senin (17/5) mengakibatkan meluapnya sungai Kluet. Akibatnya satu rumah warga hilang terseret arus air sungai Kluet.

Selain menyeret satu unit rumah warga di Gampong Kedai Padang, hujan deras yang mengakibatkan terjadinya erosi juga meluluhlantakkan beberapa rumah warga. Meluapnya sungai Kluet juga mengakibatkan meluapnya beberapa parit irigasi yang terhubung ke berbagai gampong di Kluet Raya. Akibatnya beberapa rumah warga terendam banjir.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Selatan Cut Syazalisma SSTP menjelaskan bahwa 1 (satu) unit rumah warga yang hilang terseret arus sungai Kluet merupakan rumah mantan Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Aceh Selatan, Alfa Rahman alias Agen.

“Selain itu terdapat pula 5 unit rumah warga lainnya terpaksa harus dibongkar paksa oleh masyarakat karena sudah terancam amblas ke sungai,” ujar Syazalisma.

Dikatakan Syazalisma bahwa pihaknya akan terus melakukan upaya penanganan terhadap luapan sungai Kluet yang berdampak ke wilayah muara Gampong Keude Padang, Kecamatan Kluet Utara.

“Kita terus berkoordinasi dengan BPBA dan BNPB Pusat untuk mencari solusi penanganan. Saat ini masih terdapat 35 rumah warga lagi yang terancam amblas dan terseret arus sungai,” sebut Syazalisma.

Syzalisma melanjutkan bahwa kejadian serupa sebenarnya telah pernah terjadi dalam rentang waktu tahun 2017 – 2020. Saat itu, tambah Syazalisma, sebanyak 12 unit rumah warga juga telah hilang akibat amblas lalu terseret arus sungai.

“Sampai saat ini telah mencapai puluhan rumah warga menjadi korban keganasan luapan sungai Kluet. Kondisi ini tentu sangat menyedihkan dan meresahkan masyarakat,” kata Syazalisma.

Lebih lanjut Syazalisma menambahkan bahwa pihaknya berharap kepada Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat agar segera merespon serius bencana alam yang sudah sangat meresahkan masyarakat di Gampong Kedai Padang, Kecamatan Kluet Utara tersebut.

“Kita berharap adanya ketersediaan anggaran baik dari APBA maupun dari BNPB sumber APBN. Dengan demikian bencana alam yang sudah berlangsung lama ini segera ada solusi penanganan yang konkrit dan komprehensif,” pungkas Syazalisma. (*)

Editor: Darmawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *