Jum. Jan 21st, 2022
Kabar Dari Mentri Keuangan Sri Mulyani, PNS, TNI, Polri, Mendapatkan THR Tetapi Tidak Semuanya

ACEHSIANA.COM, Jakarta – Anggaran pendidikan tahun 2021 naik lima kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Hal itu disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, saat launching acara Merdeka Belajar Episode 10 pada Jumat (23/4).

Menurut Sri Mulyani, Pemerintah mencatatkan belanja negara sektor pendidikan sebesar Rp 550 triliun pada 2021. Dengan demikian, tambah Sri Mulyani, anggaran ini naik lima kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Dikatakan Sri Mulyani bahwa kenaikan anggaran untuk mendukung sektor pendidikan pada masa pandemi Covid-19.

“Total belanja negara ke bidang pendidikan tahun ini mencapai Rp 550 triliun. Ini berarti kenaikan yang lebih dari lima kali lipat,” ujar Sri Mulyani.

Lebih lanjut Sri Mulyani menerangkan bahwa sumber daya manusia (SDM) merupakan aset yang paling berharga dan penting bagi suatu bangsa. Kemajuan suatu bangsa, sebut Sri Mulyani, sangat bergantung pada kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kualitas SDM.

“Peningkatan kualitas SDM merupakan tanggung jawab yang sangat penting dipegang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Meskipun demikian, pemerintah juga bertanggung jawab seperti tertuang dalam Undang-undang Dasar 1945 yang dituliskan bahwa salah satu belanja negara yang penting adalah mengenai belanja pendidikan,” tutur Sri Mulyani.

Sri Mulyani menegaskan bahwa dalam amandemen Undang-Undang Dasar 1945 disebutkan belanja pendidikan minimal 20 persen dari total belanja negara. Bahkan, tegas Sri Mulyani, sejak tahun 2009 hingga sekarang belanja pendidikan terus meningkat.

“Pada saat awal 2009 kita melakukan belanja pendidikan dari total belanja negara sebesar Rp 208 triliun,” ungkap Sri Mulyani.

Sri Mulyani menguraikan bahwa masa pandemi ini, anggaran pendidikan mengalami kenaikan agar para siswa tidak merasakan dampak lebih parah dari pandemi Covid-19, termasuk pada saat harus melakukan pembelajaran jarak jauh.

“Makanya dalam belanja pendidikan termasuk program pemulihan ekonomi kita memberikan alokasi belanja internet gratis bagi para murid, para guru, para mahasiswa dan para dosen,” kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani menjelaskan bahwa efektivitas dari belanja ini sangat tergantung kepada kualitas dari programnya. Sri Mulyani memahami bahwa Kemdikbud dan Kementerian Agama memiliki tugas yang berat karena bertanggung jawab bagi kualitas SDM sekarang ini dan ke depan.

“Kita selama ini terus mencoba belanja negara yang begitu besar pada anggaran pendidikan. Kalau pada awal-awal, 20 persen anggaran pendidikan selalu habis, maka kementerian keuangan mulai merintis apa yang disebut pembentukan dana abadi,” tutup Sri Mulyani. (*)

Editor: Darmawan

One thought on “Anggaran Pendidikan Tahun 2021 Naik Lima Kali Lipat”
  1. Mari kita semua sebagai anak bangsa menguras pikiran dan tenaga untuk sama sama memberikan ide cemerlangnya dalam rangka memanusiakan manusia dengan ala pendidikan yang telah dicontohkan oleh Rasulullah Saw yang menyatakan bahwa sebaik baik manusia adalah yang paling bermanfaat kepada orang lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *