Jum. Jul 1st, 2022

ACEHSIANA.COM, Lhokseumawe – Memaksimalkan ecobrick, organisasi siswa intra sekolah (OSIS) SMAN 7 Lhokseumawe menciptakan landmark baru. Landmark baru bertuliskan Love SMAN 7 Lhokseumawe tersebut selesai dibuat pada Kamis (8/4) di halaman depan SMAN 7 Lhokseumawe.

Ketua OSIS SMAN 7 Lhoksuemawe, Dinda Afriza, menjelaskan bahwa ide pembuatan landmark menggunakan ecobrick dicetuskan oleh Ketua Tim BEREH SMAN 7 Lhokseumawe, Ratna Dewi SSn.

“OSIS menggalang ecobrick melalui siswa. Setiap siswa harus membawa minimal 5 ecobrick yang sudah dipadatkan sesuai ukuran berat yang disyaratkan,” ujar Dinda.

Dikatakan Dinda bahwa upaya mengumpulkan ecobrick sudah dilakukan sejak tiga bulan yang lalu. Bukan hanya siswa, tambah Dinda, guru juga harus membuat ecobrick.

Kepala SMAN 7 Lhokseumawe, Drs Mukhtaruddin MPd, mengucapkan terima kasih kepada pengurus OSIS di bawah arahan Ratna Dewi sehingga landmark baru SMAN 7 Lhokseumawe berbasis ecobrick terwujud.

“Sesuai dengan visi sekolah dimana salah satunya peduli lingkungan, landmark berbasis ecobrick merupakan perwujudan visi yang dijalankan sekolah melalui OSIS. Landmark ini menjadi salah satu implementasi program BEREH,” tutur Mukhtaruddin.

Muktaruddin melanjutkan bahwa SMAN 7 Lhokseumawe akan terus memanfaatkan semua sumber daya untuk membangun sekolah sehingga lebih menggoda baik dari dalam maupun luar.

Sebagaimana diketahui bahwa ecobrick merupakan upaya memanfaatkan sampah anorganik yang dimasukkan dalam botol plastik. Ecobrick yang digunakan untuk pembuatan landmark SMAN 7 Lhokseumawe menggunakan bekas botol minuman ukuran 600 mL. (*)

Editor: Ami

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *