Jum. Jan 21st, 2022
Ikatan Sarjana Pendidikan Minta Guru untuk Pahami Filsafat Pendidikan

ACEHSIANA.COM, Jakarta – Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia (ISPI) meminta guru untuk memahami filsafat pendidikan. Permintaan itu disampaikan ketua umum ISPI, Sunaryo Kartadinata, dalam seminar nasional di Jakartta pada Selasa (6/4).

Menurut Sunaryo, seorang guru harus memahami filsafat pendidikan dan mengajar. Jika seorang guru memiliki filsafat pendidikan, tambah Sunaryo, maka proses pendidikan yang dilakukan di dalam kelas akan lebih jelas.

“Selama ini penilaian guru hanya sebatas pada mengukur kemampuan mereka dalam mentransfer pendidikan. Penilaian terhadap guru yang dilakukan bukan dalam arti mendidik atau pedagogic,” ujar Sunaryo yang juga guru besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) itu.

Dikatakan Sunaryo bahwa dalam diri guru harus ditumbuhkan kesadaran akan fokus dan tujuan ini yang belum tumbuh. Yang baru tumbuh adalah kecakapan mengajar, sebatas menyampaikan informasi, pengetahuan, dan keterampilan.

Lebih lanjut Sunaryo menambahkan bahwa filsafat yang belum tumbuh pada guru disebabkan karena pada diri guru itu sendiri belum tertanamkan pemahaman tentang hakikat ilmu yang diajarkannya. Mestinya, tutur Sunaryo, guru tahu betul untuk apa dan hendak kemana ilmu yang diberikan kepada muridnya.

“Saat mengajar itu diawali dengan menjelaskan, bahwa mata pelajaran ini tujuannya ini, untuk hidup dalam negara seperti ini. Dengan demikian maka murid akan terdorong untuk memahami,” pungkas Sunaryo.

Sunaryo berpendapat bahwa perlu dilakukan survei untuk mengetahui pemahaman guru-guru terhadap filsafat pendidikan. Perlu diketahui, tutup Sunaryo, apakah guru-guru bekerja sebatas membangun kompetensi yang selesai setelah dinilai, atau betul-betul memberikan pendidikan bagi muridnya. (*)

Editor: Darmawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *