Sab. Sep 25th, 2021
Akfar YPPM Mandiri Raih Dua Penghargaan dalam Talk Show Mahasiswa Indonesia – Malaysia

ACEHSIANA.COM, Tapaktuan – Akademi Farmasi (Akfar) Yayasan Pendidikan Pengetahuan Mandiri (YPPM) Banda Aceh meraih dua penghargaan dalam talk show mahasiswa Indonesia-Malaysia. Talk show tersebut diselenggarakan secara virtual oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Aceh Selatan (Poltas) pada Senin (8/2) di Tapaktuan.

Dua penghargaan yang diraih mahasiswa Akfar YPPM yaitu Nurul Hidayati dan Yati Humaira. Kegiatan talk show itu sendiri diikuti oleh 12 perguruan tinggi yang terdiri-dari 6 kampus nasional dan 6 kampus dari negara-negara jiran Malaysia.

Dari kampus nasional terdiri-dari : Universitas Syiah Kuala (USK), Politeknik Caltex Riau (PCR), Universitas Widya Kartika Surabaya (Uwika), Politeknik Aceh Selatan (Poltas), Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS), dan Akfar YPPM Mandiri Banda Aceh.

Sementara dari negara jiran Malaysia terdiri-dari Universiti Malaysia Sabah (UMS), Universiti Teknologi Mara (UiTM), Universiti Malaysia Pahang (UMP), Universiti Putra Malaysia (UPM), Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), dan Kolej Universiti Polytech Mara Kuala Lumpur (KUPTM).

Penghargaan yang diraih Akfar YPPM berdasarkan pengumuman dewan juri atau tim penilaian yang terdiri-dari Ketua, Dr. Jurry Foo dari Universiti Malaysia Sabah (UMS), anggota, Mohd. Khairy Komarudin dari Universiti Teknologi Mara Malaysia (UiTM), Dr. Indera Sakti Nasution dari Universitas Syiah Kuala (USK), dan Devi Satria Saputra dari Poltas.

“Berdasarkan hasil penilaian dan keputusan dewan juri, Akademi Farmasi YPPM Mandiri berhasil meraih juara kedua presenter terbaik dan menjadi kampus terinovatif ketiga. Untuk kategori presenter terbaik ini dimenangkan oleh pertama, Mohd. Iman bin Azhar (UMS), kedua Nurul Hidayati (YPPM) dan ketiga Andrew Saragih (USK),” ujar Direktur Akfar YPPM, Rosa Mardiana ST MT.

Sedangkan untuk kategori kampus terinovatif terdiri-dari pertama, Kolej Universiti Polytech Mara Kuala Lumpur (KUPTM), Kedua, Universiti Malaysia Sabah (UMS) dan ketiga Kampus Akfar YPPM Mandiri Banda Aceh.

Rosa mengaku sangat bangga atas prestasi mahasiswanya, ini membuktikan mahasiswa kita mampu bersaing di tingkat nasional maupun regional.

“Saya menaruh harapan besar ke depan, agar mahasiswa  lebih kreatif dan Inovatif lagi, mengingat daerah Aceh masih banyak potensi alam yang bisa dijadikan produk,” sebut Rosa. (*)

Editor: Darmawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *