Jum. Jan 21st, 2022
Bupati Aceh Jaya: IGI Mampu Berpikir Inovatif dan Bersinergi

ACEHSIANA.COM, Calang – Bupati Aceh Jaya, Drs T Irfan TB mengapresiasi Ikatan Guru Indonesia (IGI) Aceh Jaya yang telah mampu berpikir inovatif dan bersinergi bersama dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan terutama di Aceh Jaya. Apresiasi tersebut disampaikan Irfan saat membuka secara virtual kegiatan Meurunoe Guru-Guru Aceh Jaya (Meugaya) yang diselenggarakan oleh IGI Aceh Jaya pada Senin (19/10) di ruang Media Center, Calang.

Program pelatihan Meugaya IGI Aceh Jaya bertemakan Guru Pandemi di Era Pandemi Covid-19 direncanakan berlangsung selama 3 (tiga) hari pada tanggal 19 – 21 Oktober 2020 dan bimbingan online selama 12 hari.

“Kegiatan Meugaya yang dilaksanakan oleh organisasi profesi guru IGI ini merupakan terobosan yang sangat luar biasa dalam menjawab tantangan pendidikan masa pandemi. Pelatihan daring atau berbasis virtual merupakan salah satu solusi yang tepat untuk meningkatkan kompetensi guru dan siswa,” ujar Irfan.

Irfan atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya bahkan sangat mengapresiasi saat mengetahui adanya peserta Meugaya dari luar Aceh Jaya dan luar Aceh untuk bergabung dan belajar bersama melalui kegiatan tersebut.

“Fenomena ini membuktikan bahwa IGI Aceh Jaya memiliki kemampuan dan potensi untuk berbagi dengan guru-guru lainnya di Indonesia,” puji Irfan.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah Kabupaten Aceh Jaya yang diwakili Kasubbag TU, Tarmizi SPd MPd menjelaskan bahwa pelatihan Meugaya yang dilaksanakan oleh IGI Aceh Jaya merupakan pelatihan yang sesuai dengan kondisi saat ini.

“Saya juga mengharapkan agar guru dapat mengarahkan siswa agar menggunakan media sosial untuk hal-hal positif dan edukatif dalam masa pandemi ini,” harap Tarmizi.

Ketua IGI Aceh Jaya, Maswadi SPd melaporkan bahwa jumlah peserta yang terdaftar mencapai 225 orang dimana 195 peserta dari Aceh Jaya dan 30 peserta dari luar Aceh Jaya dan bahkan luar Aceh.

“Meugaya ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pembelajaran masa pandemi. Peserta Meugaya kita harapkan mampu mengelola dan merancang pembelajaran jarak jauh (PJJ). Selain itu peserta juga diharapkan mampu meningkatkan kompetensi menggunakan teknologi sehingga pengemasan pembelajaran lebih menarik dan mudah dimengerti oleh siswa,” jelas Maswadi.

Ketua Panitia, Ernal Nofiandri SPd menegaskan bahwa pelatihan maupun workshop yang dilaksanakan IGI selalu konsisten dan menghasilkan karya atau produk.

“Demikian juga Meugaya ini nantinya akan ada penugasan dan hanya peserta yang menyelesaikan tugas yang kita berikan sertifikat. Kita juga menyediakan doorprize bagi 3 karya terbaik,” terang Ernal.

Pelatihan Meugaya melibatkan 4 (empat) trainer dari kalangan IGI yang sangat profesional. Mereka adalah Ernal Nofiandri SPd (guru berprestasi/pelatih nasional IGI), Teuku Julizal SPd (webex trainer), Abu Bakar SPd (Kinemaster trainer) , dan Aidaryani SPd (trainer Microsoft Guruinovatif). Pelatihan ini akan dimoderatori oleh Viza Suhanna SPd MTesol, Yusni SPd MSi, dan Fauziah SPdI.

Kegiatan pembukaan Meugaya di Media Center Aceh Jaya selain dihadiri oleh Bupati Aceh Jaya, juga turut berpartisipasi Kepala Dinas Pendidikan Aceh Jaya, Kepala Kantor Kementerian Agama Aceh Jaya, Direktur Bank Aceh Cabang Calang. Selain itu secara virtual juga turut diikuti oleh Kepala Sekolah dan Pengawas se-Aceh Jaya, pengurus IGI Wilayah Aceh dan beberapa pengurus IGI Kabupaten/Kota di Aceh. (*)

Edior: Darmawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *