Jum. Jan 21st, 2022

Acehsiana.com – Meureudu. Pengembangan Keprofesional Berkelanjutan (PKB) Guru di Kabupaten Pidie Jaya didasarkan pada hasil analisis kebutuhan guru untuk meningkatkan kompetensinya terutama kompetensi Pedagogik dan Kompetensi Profesional melalui pelatihan dan pendampingan .

Bupati Pidie Jaya mengintruksikan kepada Kepala Dinas Pendidikan untuk melakukan Uji Kompetensi Guru dengan tujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis dan memetakan kebutuhan peningkatan dan pengembangan kapasitas Guru didasarkan pada data hasil Uji Kompetensi Guru (UKG), ini sesuai dengan Program peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan yang merupakan salah satu strategi pencapaian dari Program Prioritas Pembangunan Pidie Jaya di Bidang Pendidikan dan Pencanangan guru sebagai profesi, dalam memperkuat peran guru dalam pelaksanaan pendidikan hal ini di sampaikan di sela kegiatan selasa, 13/10/2020


Bupati Pidie Jaya H. Aiyub Abbas mengharapkan Dinas Pendidikan menyusun program yang lebih mengedepankan peningkatkan kualitas guru Pidie Jaya sebagai wujud dukungan Implementasi Program Perioritas Pembangunan daerah Bidang Pendidikan ā€¯meningkatkan profesionalisme, kualitas, dan akuntabilitas guru dan tenaga kependidikanā€¯ melalui: Penguatan sistem Uji Kompetensi Guru, penilaian kinerja guru, peningkatan kualifikasi akademik dan sertifikasi guru.

Pelaksanaan Pengembangan Keprofesional Berkelanjutan (PKB) bagi guru untuk menghadapi tantangan dalam mewujudkan mutu pendidikan, harus terus diperkuat dalam upaya menyelesaikan dampak dari persentase kelulusan siswa yang masih rendah. Beberapa tahun terakhir ini tingkat kelulusan Program Pendidikan Guru (PPG) juga relatif rendah.” Oleh karena itu perlu ada uji kompetensi ini untuk memetakan dan mengindentifikasi kelemahan guru kita secara detail yang memggambarkan kondisi objektif kata Aiyub


Kepala Dinas Pendidikan, Saiful, M.Pd. menambahkan, sesuai dengan intruksi Bupati, Dinas Pendidikan pada hari ini melaksanakan Uji Kompetensi Guru secara serentak di semua sekolah jenjang SD dan SMP. Bagi seluruh guru yg berstatus PNS, Honor dan bakti baik yg sudah bersertifikasi maupun yang belum bersertifikasi, sehingga dapat meningkatkan kompetensi guru.

Hal ini akan berdampak pada meningkatnya mutu pendidikan, maka kegiatan ini dilaksanakan di sekolah masing masing yang diikuti oleh 1.894 guru SD dan 911 guru SMP. Pelaksanaan kegiatan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan pendidikan jelas Saiful Rasyid kepada acehsiana.

Kontributor : mashadi dan hamid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *